Jadi Kurir Sabu, Kernet Bus Malam di Surabaya Dibekuk Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku peredaran narkoba dan barang bukti yang berhasil diamankan anggota kepolisian. SP/Ariandi.
Pelaku peredaran narkoba dan barang bukti yang berhasil diamankan anggota kepolisian. SP/Ariandi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Seorang kernet bus malam asal Dukuh Menanggal, Gayungan Surabaya ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya atas kasus peredaran narkoba jenis sabu saat sedang meranjau di pinggir Jalan Dukuh Menanggal Surabaya di pada Selasa (17/1/2023).

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri menerangkan, jika penangkapan pelaku berinisial HP (37) bermula dari hasil ungkap kasus sebelumnya. Rekan HP yang tertangkap lebih dulu memberikan informasi kepada polisi jika HP hendak mengantarkan ranjauan di jalan Dukuh Menanggal.

Setelah mendapat informasi, timnya langsung melakukan penyelidikan hingga mendapat petunjuk keberadaan pelaku HP dan langsung menyiapkan langkah untuk menangkap tersangka.

“Kami keler rekannya untuk menunjukan tempat yang digunakan untuk menaruh ranjauan. Kami tunggu sekitar 30 menit tersangka datang dengan mengamati situasi,” kata AKBP Daniel kepada awak media, Minggu (12/02/2023).

Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya langsung melakukan penangkapan kepada pelaku. Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan 5 poket sabu yang dibungkus plastik hitam di dalam saku jaketnya.

“Saat digeledah, petugas menemukan 5 poket sabu dengan berat total 2,59 gram. Dari hasil interogasi di lokasi. Pelaku mengakui jika masih menyimpan sabu di kosnya di Jalan Bungurasih,” ujarnya.

Kemudian, tersangka dikeler ke kosnya di Jalan Bungurasih Timur, Waru, Sidoarjo. Dari penggeledahan di sana, polisi menyita 4 poket sabu masing-masing seberat 1,11 gram, 0,35 gram,  0,28 gram, 0,27 gram, timbangan elektrik, HP merk OPPO serta plastik klip di dalam kotak kardus bekas warna hitam yang berada di bawah tempat tidur kamar kos.

Tersangka menyimpan sabu beserta peralatannya ini di bawah kasur agar tidak ada yang melihat.

“Sabu oleh tersangka disimpan di kotak kardus bekas warna hitam yang berada di bawah tempat tidur, jadi total sabu yang kami amankan dari tersangka sebanyak 4,6 gram,” tuturnya.

Selanjutnya, pelaku langsung di bawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Menurut pengakuan pelaku kepada penyidik, ia mendapatkan barang terlarang itu dari seseorang bernama Rendi alias Kecoak yang kini masih diburu polisi.

Saat penangkapan, HP menunggu kiriman sabu di bawah tiang listrik depan pom bensin Ngagel Surabaya pada Rabu (11/1/2023) sekitar pukul 19.30 WIB. Tak berselang lama, pelaku menerima 1 bungkus klip plastik sabu yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok.

Pelaku mengaku mendapatkan untung 50-150 ribu per poket. Selain itu, setelah ranjauan habis, ia juga mendapat sabu gratis dari Rendi untuk dikonsumsi sendiri.

Bahkan, ia mengaku telah melakukan transaksi itu sebanyak 3 kali dimana ia disuruh untuk mengambil dan mengirimkan sabu oleh Rendi.

“Malam itu, saya mendapatkan barang 5 poket sabu tersebut dari seorang yang panggilannya Rendi dan saya hanya disuruh untuk meranjau saja dan diberikan upah sebesar Rp. 50.000 per setiap kali peranjauan sabu. Selain itu, saya mendapatkan upah berupa mengonsumsi narkotika jenis sabu secara gratis.” terang pelaku.

“Sabu itu dia beli, kemudian dikemas lagi menjadi paket kecil untuk dijual kembali,” imbuhnya.

Mengenai motifnya, HP mengaku jika ingin mendapatkan uang dan menghisap sabu dengan gratis sehingga ia menjadi kurir Rendi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ari

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…