SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Pemkot Mojokerto bakal mengembangkan fasilitas kesehatan di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Dengan anggaran Rp 7 miliar, Pemkot bakal membangun One Stop Service dengan layanan drive thru. Termasuk, pembangunan kamar jenazah dan fasilitas masjid.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di tengah Ngopi (Ngobrol Penuh Inspirasi) bersama para insan pers di lingkungan rumah sakit, kemarin (16/2).
Dia menegaskan, terus mengoptimalkan layanan dan kelengkapan sarpras faskes di Kota Mojokerto. Hal itu tak lepas dari sebagian substansi pelayanan dasar pada urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh masyarakat.
’’Makanya tahun ini, kami akan membangun infrastruktur tambahan dalam rangka melengkapi poli eksekutif dengan nama one stop service,’’ ungkap Ning Ita.
Menurutnya, pembangunan fisik ini bakal dituntaskan pada tahun ini dengan plotting anggaran total Rp 7 miliar. Termasuk, penambahan kamar jenazah dan fasilitas masjid. Dengan masing-masing, Rp 3,5 miliar untuk One Stop Service, Rp 2 miliar untuk kamar jenazah, dan Rp 1,5 miliar untuk pembangunan masjid.
Khusus One Stop Service ini, kata Ning Ita, ada layanan drive thru. Baik dalam pengambilan obat atau layanan lainnya.
’’Seperti layaknya eksekutif. Semua serba cepat tidak perlu ada antrean dan seterusnya. Ada medical check up, laboratorium dan apotek. Pokoknya ada sekitar empat layanan. Terus ada tempat mini bar untuk cafe,’’ jelasnya.
Sementara, untuk kamar jenazah ini, akan dibangun fasilitas seperti krematorium untuk penyimpanan jenazah dengan kapasitas tiga sampai empat peti. Fasilitas ini nantinya juga bisa disewakan. Dwi
Editor : Moch Ilham