186 Hektar Sawah di Jatim Gagal Panen

186 Hektar Sawah di Jatim Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi gagal panen.
Foto ilustrasi gagal panen.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Jawa Timur mengungkapkan bahwa ada 186 hektar sawah di enam kabupaten mengalami gagal panen lantaran terdampak banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Januari 2023 hingga 20 Februari 2023.

Kepala Dinas DPKP Provinsi Jatim Dydik Rudy Prasetya mengatakan, per awal Januari 2023 hingga 20 Februari 2023, tercatat ada 2.101 hektar sawah yang ditanam padi. Namun sayangnya, sebagian telah puso atau gagal panen.

Dydik menerangkan, jika diakumulasi 2.101 hektare sawah yang terendam banjir itu tersebar di 11 daerah. Di anataranya yaitu Sidoarjo (109,50 hektare), Mojokerto (47,50 hektare), Kota Mojokerto (11 hektare), Tuban (180 hektare), Bojonegoro (530 hektare), Lamongan (211 hektare), dan Ngawi (195 hektare).

Selain itu, ada pula daerah di Pulau Madura yakni Bangkalan (191 hektare), Sampang (1.061 hektare) Pamekasan (102 hektare), dan Sumenep (60 hektare).

Sementara 186 hektare area sawah yang dipastikan puso berada Sidoarjo (3,30 hektare), Tuban (118 hektare), Bangkalan (8,30 hektare), Sampang (22,25 hektare), Sumenep (30 hektare) dan Kota Mojokerto (5 hektare).

“Padi yang gagal panen itu biasanya terendam banjir sampai tiga hari. Akibatnya hasil panen sulit untuk bisa diselamatkan,” kata Dydik, Selasa (21/2/2023).

Ia pun mengatakan jika pihaknya telah melakukan upaya antisipasi berupa peringatan dini ke petani lewat UPT Proteksi.

Peringatan dini tersebut bertujuan untuk memberitahu petani agar menghindari penanaman ketika musim hujan. Khususnya bagi daerah yang rawan terdampak banjir.

"Peringatan dini tersebut agar petani mengindari penanaman saat musim hujan, khususnya untuk daerah yang endemis banjir," ujarnya.

Di samping itu, pihak DPKP juga turut memberikan bantuan cadangan benih padi serta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Dengan mengikuti AUTP, para petani bakal mendapatkan biaya penggantian kalau sawahnya terserang hama atau banjir.

“Sehingga bisa membeli bibit baru dan mendapat biaya ganti operasional produksi tanam,” tuturnya.

Selain lahan pertanian, bencana hidrometeorologi juga membuat kondisi jalur-jalur protokol di Jatim menurun. Misalnya, di ruas Nganjuk–Ngawi. Berdasarkan pantauan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, banyak kerusakan yang terjadi di sana.

”Karena itu, kami minta Dinas PU Bina Marga segera menginventarisasi dan melakukan perbaikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kerusakan juga banyak terjadi di ruas utama lain. Termasuk Jembatan Jetak di ruas utama Malang–Surabaya di Pandaan, Pasuruan, yang kemarin mulai dibenahi. sb

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…