Pemkab Bangkalan Dorong IKM Gunakan Bahan Bakar Briket Arang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Uji coba bahan bakar briket arang di Koperasi Pandai Besi Sarembang Paterongan Galis, Bangkalan, Rabu (29/3/2023). Foto: Kominfo Bangkalan.
Uji coba bahan bakar briket arang di Koperasi Pandai Besi Sarembang Paterongan Galis, Bangkalan, Rabu (29/3/2023). Foto: Kominfo Bangkalan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur berkomitmen mendorong pengembangan industri briket arang sebagai bahan bakar industri kecil menengah (IKM) di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan Moh Mohni menilai bahwa penggunaan briket arang sebagai bahan bakar IKM akan menghasilkan banyak keuntungan.

"Jika pelaku IKM di Bangkalan ini menggunakan briket arang sebagai bahan bakar, akan banyak keuntungan yang akan diperoleh," kata Moh Mohni di Bangkalan, Minggu (2/4/2023).

Moh Mohni menuturkan bahwa kini sudah ada kelompok masyarakat yang tergabung dalam Rumah Daur Ulang (RDU) De El Ha yang memproduksi briket arang dari hasil daur ulang bahan bakar di Kabupaten Bangkalan.

Kendati demikian, menurutnya, hasil produksi briket arang kelompok itu belum dikenal luas oleh masyarakat. Maka dari itu, diperlukan bantuan pemerintah untuk memberi sosialisasi kepada pelaku IKM di wilayah tersebut, seperti industri pabrik tahu dan pandai beri.

Ia menyebut bahwa Pemkab setempat berkepentingan untuk ikut membantu dan mendorong pelaku industri di Bangkalan menggunakan briket arang karena beberapa pertimbangan.

Moh Mohni menilai penggunaan briket arang akan lebih mudah dan tidak menimbulkan asap pekat yang mengganggu pernapasan sehingga artinya juga akan lebih ramah lingkungan.

"Jika briket arang ini bisa dikembangkan secara masif, yang beruntung bukan hanya produsen briket, melainkan pelaku IKM juga. Dari segi ekonomi, menggunakan briket arang juga lebih ekonomis," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Bangkalan melakukan penelitian pada dua IKM yang menjadi binaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemkab Bangkalan pada IKM pabrik tahun dan pandai besi di Kecamatan Galis, Bangkalan.

Bupati mengklaim hasilnya sangat memuaskan. Selain lebih ekonomis, juga lebih ramah lingkungan. Maka dari itu, Pemkab setempat mendorong agar para pelaku IKM sebaiknya menggunakan briket arang daripada menggunakan kayu.

Sementara itu, Kabid Inovasi dan Teknologi (Inotek) Balitbangda Pemkab Bangkalan Mira Dianfitria menerangkan bahwa pelaku IKM yang kini telah menggunakan briket arang setelah mengetahui hasil uji coba oleh Balitbangda Pemkab Bangkalan adalah IKM Pabrik Tahu Rejeki dan Koperasi Pandai Besi Sarembang di Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan.

"Harga briket arang yang dijual di pasaran saat ini Rp500 per kilogram, termasuk briket arang hasil olahan RDU De El Ha yang menjadi binaan Disperinaker Pemkab Bangkalan itu," ujar Mira.

Mira menambahkan bahwa kualitas dan harga jual arang briket berdasarkan kriteria, yakni konten kalori arang sangat tinggi dan konten persentase debu kecil.

"Jadi, kalori arang sangat tinggi, konten air dan debu rendah, maka harga kualitasnya bagus," tuturnya.

Selain lebih ekonomis dan ramah lingkungan, berdasarkan penelitian, briket arang RDU De El Ha sudah memenuhi standar ketentuan. Oleh sebab itu, pihaknya merekomendasikan agar pelaku usaha menggunakan briket arang sebagai bahan bakar. bkl

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…