Dihadiri Gubernur Jatim, Pemkot Bakal Gelar Tabligh Akbar Nuzulul Qur'An Bersama Kyai Hambali dan Abah Topan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Himbauan tabligh akbar nuzulul quran
Himbauan tabligh akbar nuzulul quran

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1444H, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto bakal menggelar Tabligh Akbar dengan menghadirkan sosok ulama kondang asal Surabaya K.H. Imam Chambali atau yang akrab disapa Kyai Hambali, dengan didampingi oleh Abah Topan, di sisi barat Alun-alun Kota Mojokerto, Kamis (6/4) malam.

Selain menghadirkan sosok da’i kondang, gelaran ini juga dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Karenanya, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak segenap masyarakat Kota Mojokerto dan sekitarnya untuk turut hadir dalam gelaran yang dijadwalkan digelar pukul 19.30 WIB tersebut.

“Bapak-Ibu, Sedherek sedoyo, monggo rawuh. Monggo semuanya kita berkumpul, bermuhasabah diri, dan menjadikan momentum ini untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Al Qur’an,” ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini, Rabu (5/4).

Sebagaimana telah jama diketahui. Terutama oleh kalangan umat Muslim, Nuzulul Qur’an merupakan istilah untuk peristiwa diturunkannya Mukjizat Al-Qur’an pertama kali oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Dalam sejumlah riwayat, menyebut jika peristiwa turunnya ayat 1-5 surat Al Alaq ini terjadi saat malam 17 Ramadhan.

Momentum Nuzulul Qur’an menjadi penuh makna bagi umat Islam. Mengingat, pentingnya peran Al Qur’an, yakni sebagai kitab panduan hidup umat Muslim sepanjang massa. Oleh karenanya, setiap tahun di bulan Ramadhan, pada tanggal tersebut umat Muslim akan memperingatinya sebagai Hari Turunnya Al Qur’an.

Lebih lanjut, dalam Tabligh Akbar kali ini masyarakat juga dihimbau untuk mengenakan pakaian atau busana bernuansa putih. Selain itu, Ning Ita juga mengajak untuk menjaga kebersihan lokasi acara.

“Jangan lupa... sedoyo, agar selalu menjaga kebersihan tempat acara. Ketika panjenengan rawuh, tempat sudah bersih. Maka, saat acara selesai juga seharusnya bersih,” tegas Ning Ita. Dwi

Berita Terbaru

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…