Hujan Lebat Selama 24 Jam, Longsor Timpa 4 Rumah dan Sebabkan Satu Korban Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi rumah korban yang rusak akibat longsor. SP/Lestariono
Kondisi rumah korban yang rusak akibat longsor. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Wilayah Kabupaten Blitar sejak Rabu malam (12/4) diguyur hujan lebat bahkan hujan yang disertai petir itu masih berlangsung sampai Kamis (13/4) pagi hari.

Hujan lebat yang hampir selama 24 jam itu timbulkan banjir di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Blitar. Untuk wilayah Blitar Utara, diantaranya Kali Lekso, bendungan Dam Tejo di wilayah  Kec Wlingi, dan di wilayah Kecamatan Gandusari Kab Blitar. 

Selain banjir juga tanah longsor terjadi di empat dusun di Desa Semen Kec Gandusari, yang mengakibatkan 4 rumah warga rusak dan satu korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan atap rumahnya.

Kapolsek Gandusari AKP Heru Sutanto SH membenarkan hal tersebut.

"Akibat hujan lebat sejak Rabu (12/4) yang ditimbulkan banjir dan tanah longsor, rata rata tembok rumah rontok (ambrol), atas kejadian tersebut ada korban jiwa bernama Pak Slamet (65) warga Desa Semen RT 01/RW 01. Selain 3 rumah dan 1 kandang kambing, dan langsung pagi buta kita datangi TKP setelah menerima laporan dari Kepala desa Semen,  bersama anggota, perangkat desa Semèn jugà anggota Koramil Gandusari untuk evakuasi korban," terang AKP Heru Sutanto se ijin Kapolres Blitar AKBP Anhar Arliya Rangkuti SH pada Surabaya Pagi di kantornya.

Tanah longsor terjadi sekitar pukul 04.00 pagi, korban yang saat itu selesai santap sahur menuju ke dalam kamarnya.

"Meninggalnya korban Pak Slamet  pada Kamis malam (13/4-23) sekira pukul 02.30 sedang makan sahur dengan istrinya, setelah makan sahur korban pergi ke kamar untuk tidur dan istrinya duduk di ruang tamu, sekitar pukul.04.00 terjadi tanah di belakang rumahnya longsor akibat terjangan banjir akibatnya pepohonan di pekarangan di tebing belakang rumahnya terbawa arus banjir dan menerjang tembok rumah korban ambrol sehingga mengenai korban, untuk korban luka pada kepala dan meninggal di lokasi," tambah AKP Heru didampingi Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono.

Untuk diketahui rumah korban berada dekat tebing yang berketinggian 15-20 meter yang banyak tanaman pepohonan seperti Mahoni dan pohon Waru.

"Oleh keluarga menyadari kejadian tersebut atas meninggalnya korban, dan pagi ini (Kamis 13/4) korban dimakamkan, untuk kerugian material  kejadian tersebut kurang lebih Rp 25 sampai 30 juta rupiah, mari kita waspadai kondisi cuaca dan jaga keselamatan," pungkas AKP Heru Sutanto. Les

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…