Keberadaan Bandara di Kediri Dinilai Mampu Tambah Peluang Ekspor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Produk biji kopi dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Foto: Pemkab Kediri.
Produk biji kopi dari Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Foto: Pemkab Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur beranggapan bahwa keberadaan Bandar Udara (Bandara) Kediri bisa menambah peluang ekspor hasil pertanian daerah ke sejumlah negara termasuk negara ASEAN.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo mengatakan bahwa sejumlah komoditas hasil pertanian dari kabupaten ini sudah diekspor.

"Peluang ke depan dengan adanya bandara juga bisa menjadi salah satu keunggulan Kabupaten Kediri. Kami punya kopi, nanas yang punya peluang ekspor cukup besar," kata Anang, Minggu (16/4/2023).

Kendati demikian, Anang mengungkapkan, ada beberapa pekerjaan yang perlu dibenahi di antaranya mendampingi petani agar kualitas produk layak ekspor. Dengan demikian, produk petani ke depan bisa sesuai dengan standar.

"Harapannya ke depan petani bisa meningkatkan kualitas dan standar produknya, sesuai standar ekspor. Peluang ekspor kopi, nanas cukup besar, tinggal bagaimana kualitas dan kuantitas produk ini bisa meningkat sehingga kontinuitas produk bisa stabil," jelasnya.

Anang menyampaikan, Pemkab Kediri telah mengekspor sejumlah komoditas misalnya buah nanas. Sebanyak 1.200 boks atau sekitar 9,6 ton buah nanas segar varietas simplex diberangkatkan untuk di ekspor ke Oman.

Produk itu merupakan produksi dari Gapoktan Maju Makmur, Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Produk tersebut telah melalui serangkaian pemeriksaan sehingga layak untuk diekspor.

Potensi nanas di Kabupaten Kediri masih cukup besar dengan luasan kurang lebih 2436 hektar yang terdiri dari jenis queen dan smooth cayyene. Varietas unggul dari jenis queen adalah varietas simplex.

Adapun persyaratan untuk ekspor nanas adalah penerapan good agriculture practices atau penanganan budi daya serta penanganan pascapanen yang baik dan benar sampai kepada teknik coating untuk meningkat daya simpan produk.

Ia menegaskan, ekspor tersebut selain dalam bentuk buah, ke depan juga diharapkan adanya diversifikasi produk dari nanas ini, sehingga banyak mempunyai alternatif olahan produk selain buah nanas.

Selain itu, Kabupaten Kediri juga telah melakukan ekspor perdana kopi Arabika Wilis ke Uni Emirat Arab, pada 2022. Kopi tersebut merupakan hasil panen dari perkebunan rakyat Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Saat ini, luasan lahan perkebunan kopi arabika tercatat seluas  40 hektare. Dari jumlah itu, 24 hektare di antaranya sudah mulai menghasilkan.

Anang menuturkan, sebanyak 200 kilogram hasil panen dan sudah di ekspor dengan rincian 100 kilogram dengan metode pascapanen full wash dan 100 kilogram natural.

Lebih lanjut, Pemkab Kediri juga menargetkan pada tahun 2024, setiap musim minimal punya 1 ton kopi untuk diekspor. kdr

Berita Terbaru

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…