NTP Jatim April 2023 Turun 0,14 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Kominfo Jatim.
Foto ilustrasi. Foto: Kominfo Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Jatim pada bulan April 2023 sebesar 106,82. Angka tersebut turun 0,14 persen jika dibandingkan dengan NTP bulan Maret.

"Didapati NTP Jawa Timur pada bulan April 2023 turun sebesar 0,14 persen dari 106,82 menjadi 106,66," kata Kepala BPS Jatim Zulkipli saat press conference NTP dan NTN di Jatimdi Kantor BPS Jatim, Selasa (2/5/23).

Ia menjelaskan, NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). Selain itu, NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

Selain itu, NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Zulkipli menerangkan, penurunan tersebut sendiri disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan lebih rendah dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib).

"Untuk It itu naik sebesar 0,05 persen, sedangkan Ib nya naik sebesar 0,19 persen," ujarnya.

Kendati demikian, lanjutnya, perkembangan NTP di Jatim pada bulan April 2023 jika dibandingkan dengan bulan April 2022 atau secara year-on-year (yoy) mengalami kenaikan sebesar 6,64 persen.

Demikian pula untuk perkembangan NTP bulan April 2023 juga mengalami kenaikan jika dibandingkan bulan Desember 2022.

"NTP bulan April 2023 dibandingkan bulan Desember 2022 alias secara tahun kalender naik sebesar 1,46 persen," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada bulan April 2023, satu subsektor pertanian mengalami penurunan NTP dan empat subsektor lainnya mengalami kenaikan NTP.

Subsektor yang mengalami penurunan NTP adalah subsektor Hortikultura sebesar 5,82 persen dari 122,45 menjadi 115,33. Sedangkan subsektor yang mengalami kenaikan NTP tertinggi yaitu subsektor Peternakan sebesar 0,95 persen dari 101,32 menjadi 102,29.

Kemudian, diikuti subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,63 persen dari 107,15 menjadi 107,82, subsektor Perikanan sebesar 0,53 persen dari 100,25 menjadi 100,78, dan subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0,12 persen dari 101,50 menjadi 101,63.

Dari lima provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTP pada bulan April 2023, Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat mengalami penurunan NTP dengan penurunan masing-masing sebesar 0,14 persen dan 0,87 persen.

Sementara provinsi lainnya mengalami kenaikan dengan kenaikan NTP terbesar terjadi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 0,74 persen, diikuti Jawa Tengah sebesar 0,18 persen, dan Banten sebesar 0,16 persen. sb

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…