Alami Hipotermia, Pendaki Mahasiswa UB Malang Tewas di Gunung Arjuno

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Evakuasi mahasiswa meninggal dunia di gunung Arjuno. SP/ Instagram @bpbd.kotabatu)
Evakuasi mahasiswa meninggal dunia di gunung Arjuno. SP/ Instagram @bpbd.kotabatu)

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Seorang mahasiswa asal Malang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian Gunung Arjuno ketika di Pos 2 via Desa Sumberbrantas, Kota Batu. Korban diduga mengalami hipotermia atau penurunan suhu tubuh drastis

Pendaki yang tewas tersebut bernama Yodeka Kopaba (21), asal Kubu Tapi, Sei Rotan Batu Taba, kabupaten Agam, Sumatera Barat. Korban merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang fakultas peternakan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu, menjelaskan bahwa jenazah korban telah dilakukan evakuasi pada Minggu (20/8/2023) lalu pos 2 jalur pendakian Arjuno Welirang via Desa Sumberbrantas

“Korban dievakuasi pada Minggu pagi pukul 10.38 setelah kami memperoleh informasi dari petugas Taman Hutan Raya Raden Soerjo untuk membantu evakuasi,” ujar Agung.

Korban bersama enam teman melakukan pendakian ke Gunung Arjuno-Welirang via Desa Sumber Brantas, Kota Batu pada Jumat (18/8/2023). Esok hari saat sampai di pos 2, korban tidak kuat melanjutkan perjalanan.

“Sebagian rombongan melakukan pendakian dan ada teman korban yang tetap tinggal menunggu di pos 2 guna merawat korban,” ungkap Agung.

Teman korban memberikan perawatan seperti memakaikan sleeping bag, sarung tangan, kaos kaki juga memberi air hangat. Namun, korban tidak bisa selamat. Lalu pada 20 Agustus korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia di Pos 2 Gunung Arjuna.

“Kami mendapatkan informasi dari pihak Tahura jika ada pendaki yang meninggal dunia. Kita koordinasikan dengan PMI dan Damkar untuk evakuasi jenazah,” terangnya, Senin (21/08/2023).

Namun, karena mobil jenazah tak bisa mengakses jalur tersebut, BPBD Kota Batu mengerahkan kendaraan double cabin. “Kemudian dioper ke mobil jenazah dan dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu,” kata Agung.

Hingga saat ini, belum bisa dipastikan penyebab utama korban meninggal karena menunggu hasil visum. Saat ini, RS Hasta Brata Kota Batu sedang perbaikan, ada kemungkinan jenazah korban dibawa ke RS Syaiful Anwar Malang. “Kami belum memperoleh informasi hasil visum, jadi belum dapat memastikan ada penyebab utama korban meninggal,” ujar Agung Sedayu.

Wibowo, salah satu relawan mengevakuasi menjelaskan bahwa korban mendaki bersama tiga teman laki-laki dan tiga teman perempuan. Mereka merupakan mahasiswa UB dari fakultas yang berbeda. “Dari tujuh orang itu, dua di antaranya sudah pernah naik gunung. Sementara yang bersangkutan dan rekan lain baru pertama kali naik gunung,” kata Wibowo. 

Evakuasi telah dilakukan oleh personel gabungan dari UPT Tahura Raden Soerjo, BPBD Kota Batu dan sejumlah instansi terkait termasuk para relawan.

Untuk diketahui, terdapat empat pintu masuk untuk pendakian Arjuno-Welirang, yakni melalui pintu masuk Tretes dan Tambaksari Kabupaten Pasuruan, Sumber Brantas Kota Batu, dan jalur Lawang, Kabupaten Malang.  mlg-01/dsy

Berita Terbaru

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…