Buntut Aksi Sembur Api, Pesulap Limbad Alami Luka Bakar Sampai Jalani Operasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Limbad membagikan penampakannya di dalam pesawat usai insiden jenggot terbakar. SP/ Instagram @limbadindonesia
Limbad membagikan penampakannya di dalam pesawat usai insiden jenggot terbakar. SP/ Instagram @limbadindonesia

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pesulap Limbad baru saja mengalami luka bakar akibat kejadian naas atraksi sembur api di alun-alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun Sabtu (03/09/2023) malam. Bahkan pesulap bernama asli Salim Babad ini sampai menjalani tindakan operasi lantaran terjadi pembengkakan dan luka pada tenggorokannya.

Dirut RSUD Caruban Drg Farid Amirudin mengatakan, luka bakar Limbad saat sampai di RS-nya mencapai 8 persen. Lalu, Limbad dirujuk untuk mendapat penanganan yang lebih baik di RSUD dr Soedono Madiun. Di sana, luka bakar Limbad turun menjadi 4 persen. Ia pun langsung dioperasi.

"Sebenarnya luka bakarnya Enggak terlalu. Tapi karena di wajah, kita khawatir kalau sampai ada pembengkakan di tenggorokan, khawatir ada luka dalamnya," ujar drg Farid, Selasa (05/09/2023).

 

Sebagai informasi, aksi sembur api Limbad yang gagal itu sempat terekam oleh pengunjung yang hadir dan diunggah melalui grup Facebook Info Wong Madiun dan viral. Dalam video 

Namun, saat menyembur, tetiba api tersebut ikut menyambar jenggot pria yang terkenal usai mengikuti ajang pencarian bakat pesulap di salah satu televisi ini. Kebakaran jenggot pun tak terhindarkan.

Sontak, Limbad terlihat panik dan langsung berupaya mematikan api yang membakar jenggotnya. Beberapa kali tangannya menarik jenggot yang tengah dilalap api.

Namun, sisa api bensin yang ada di mulut Limbad diduga kian membesar. Dia pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. 

Beryukur kini, kondisi Limbad menurut Farid sudah membaik usai dioperasi. Tak hanya itu, saat ini Limbad masih dalam tahap pemulihan. Tim dokter masih terus memantau kondisi Limbad.

"Tidak ada masalah sampai tadi malam. Saya ikut mengantar ke Soedono, masih bisa diajak komunikasi. Sementara tahap pemulihan, itu kan diberi treatment, luka bakarnya langsung dibersihkan itu, tujuannya supaya segera timbul jaringan baru," jelas Farid. mdn-01/dsy

Berita Terbaru

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Kadis Kominfo Madiun Noor Aflah Ikut Diperiksa, KPK Telusuri Kasus OTT Maidi

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 13:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus OTT yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, kembali menghadirkan sejumlah pej…

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

SGM Eksplor Dukung Film Na Willa, Ajak Orang Tua Perkuat Peran dalam Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 12:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – SGM Eksplor mengajak para orang tua, khususnya ibu, untuk memperkuat peran dalam mendampingi tumbuh kembang anak melalui pendekatan y…

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

BPR Jwalita Trenggalek Raih Golden Trophy Top Pembina BUMD 2026

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - PT BPR Jwalita Kabupaten Trenggalek raih golden trophy top BUMD award 2026. Golden trophy diraih bank e wong nggalek setelah…

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

DPRD Kota Mojokerto Sampaikan 18 Rekomendasi LKPJ Walikota Mojokerto Tekankan Peningkatan PAD

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (…

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini memang marak stok LPG subsidi 3 kilogram (Kg) mulai langka di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kota…

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Musim Haji 2026, Ratusan CJH di Kota Madiun Dapat Uang Saku SAR750

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 227 calon jemaah haji (CJH) di Kota Madiun, Jawa Timur, bakal menerima uang saku untuk kebutuhan biaya hidup (living cost)…