Harga Beras Naik, Penggilingan Padi Mojokerto Banyak yang Gulung Tikar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Melambungnya harga beras jenis IR64 medium dan premium di pasar Kabupaten Mojokerto mulai terjadi di tingkat petani.

Mahalnya bahan kebutuhan pokok ini belakangan banyak mengakibatkan penggilingan padi gulung tikar.

Ketua Perpadi (Perkumpulan penggilingan padi) Kabupaten Mojokerto, Agus Mulyohadi, menegaskan, mahalnya harga beras sudah terjadi sejak tingkat petani. Kondisi itu dipengaruhi adanya dugaan monopoli yang dilakukan pemodal besar.

’’Jadi, mahalnya harga ini sangat berdampak pada penggilingan padi. Kalau 50 persen saja ada yang gulung tikar, bahkan lebih untuk saat ini,’’ ungkapnya.

Sesuai data, penggilingan padi di Kabupaten Mojokerto lebih dari 200 unit. Sebanyak 90 penggilingan di antaranya menjadi anggota perpadi.

Sejumlah faktor menjadi pemicu para penggilingan harus berhenti produksi. Salah satu yang utama, kata Agus, akibat tingginya harga pembelian yang dilakukan perusahaan besar terhadap petani.

Di sisi lain para pemodal besar itu juga mampu memberi pinjaman modal pada petani. Termasuk, untuk pembelian obat-obatan hingga pupuk.

Praktis, kondisi itu membuat para penggilingan padi sekala kecil tak mampu bersaing.

’’Pada satu sisi memang menguntungkan petani. Tapi dari sisi penggilingan padi yang kecil-kecil, tidak bisa jalan. Kita tidak mampu bersaing harga karena perusahaan itu beli lebih tinggi daripada kita,’’ paparnya.

Tak heran, di tengah musim kemarau saat ini membuat para penggilingan padi di bumi Majapahit kena imbasnya. Sekadar untuk bisa membeli bahan baku saja tidak mampu.

’’Selisih Rp 200-300 per kilogram saja sudah sangat berat. Untuk saat ini sekitar Rp 7.000 sampai Rp 7.200 per kilogram untuk gabah kering panen itu harga perusahaan, sementara kita mampunya di bawah Rp 7.000 per kilogram,’’ jelasnya.

Adanya harga batas bawah dan harga batas atas untuk pembelian ke petani sebelumnya membuat para penggilingan padi semringah.

Namun kebijakan itu belakangan kembali dicabut pemerintah. Hingga akhirnya, harga pembelian kembali liar.

’’Akhirnya kami yang kecil-kecil tidak bisa jalan lagi, tidak mampu bersaing dengan perusahaan besar, akhirnya banyak yang gulung tikar,’’ papar Agus.

Imbasnya, lanjut Agus, situasi itu membuat lonjakan harga beras di pasaran tak bisa dihindari. Dwi

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

KAI Daop 7 Madiun Komitmen Ajak Pelanggan Gunakan Acces by KAI untuk Bertransaksi

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam peningkatan layanan digital melalui berbagai pembaruan aplikasi Access by KAI yang merupakan langkah strategis guna memberikan…

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Kompak Tanam Pohon

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 diperingati di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo menggerakkan program Sidoarjo Asri atau…

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Dengan Pola Tawarkan Bermain Sex, Kelompok Remaja Dibekuk Satreskrim Polres Blitar Kota

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hanya berbekal Aplikasi kencan, ketiga remaja di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota pada Minggu 10 Mei 2026, setelah terima laporan…

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Raih Gelar Doktor Unair, Gus Fawait Kupas Tuntas Pentingnya Belanja Pemerintah Tepat Sasaran di Jawa Timur

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi menuntaskan sidang promosi doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan m…

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Perkuat Stok dan Stabilkan Harga, BULOG Mojokerto Gelontor MinyaKita di Pasar Tanjung 

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 10:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng M…

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…