Dinkes Kabupaten Pasuruan Ajak Masyarakat Turunkan Kasus TBC

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala dinas kesehatan kabupaten Pasuruan dr. Ani Latifah. SP/ RIS
Kepala dinas kesehatan kabupaten Pasuruan dr. Ani Latifah. SP/ RIS

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui dinas kesehatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kompak menurunkan kasus penyakit tubercolosis (TBC) sampai mencapai 90 persen di tahun 2030 mendatang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah mengatakan, sepanjang januari-oktober 2023, jumlah penemuan terduga TBC di Kabupaten Pasuruan mencapai 16.472 kasus. Namun dari jumlah tersebut, warga yang dinyatakan positif TBC sebanyak 2782 orang.

Menurut ani, dengan masih banyaknya warga yang positif, kasus TBC tetap harus diwaspadai di masyarakat. Meski penyakit ini bisa diobati, namun masih ada warga yang meninggal dunia karena penyakit ini.

"Kasus tuberkolosis masih ada di Kabupaten Pasuruan. Dari kasus yang ditemukan masih ada penderita yang tidak mau diobati. Dan ini berbahaya bagi kesehatan penderita," kata Ani saat berbicara dalam Rakor Tindak Lanjut Peraturan Presiden no 6 tahun 2021 tentang penanggulangan tuberkolosis di Kabupaten Pasuruan, di salah satu hotel di Prigen. 

Dari ribuan orang yang positif TBC, hanya ada 7 kasus kematian. Kata Ani, penderita TBC ringan harus rutin minum obat selama enam bulan agar bisa sembuh. Meski demikian, ada pasien yang tidak disiplin sehingga penyakit yang diderita justru semakin parah.

"Ada 7 kasus kematian akibat TBC. Kasus kematian muncul tidak hanya karena penderita memiliki riwayat penyakit lain. Namun, juga berkaitan dengan kedisiplinan minum obat untuk penyembuhan," katanya, Selasa (17/10/2023).

Ani mengatakan kunci kesembuhan penyakit TBC adalah disiplin dalam minum obat selama enam bulan. Kalau semakin kronis, maka penyembuhan lebih lama karena bisa bakteri bisa makin kebal dan butuh waktu sembilan bulan hingga dua tahun.

Faktor lain yang menyebabkan penderita meninggal dunia karena penyakit TBC gejalanya tidak langsung kelihatan karena hanya berupa batuk berdahak. Hal inilah yang membuat masyarakat enggan memeriksakan diri, meski sudah mengalami batuk yang tak kunjung sembuh.

"Setelah diperiksa ternyata sudah parah sehingga mempersulit penyembuhan. Jadi, harapannya saat timbul gejala bisa memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ucapnya. 

Dengan rakor bersama stakeholder terkait lainnya, Ani meyakini bahwa masyarakat Kabupaten Pasuruan akan banyak yang teredukasi. Sehingga bisa mendeteksi sedini mungkin kalau ada penyakit Tuberkolosis.

"Mudah-mudahan nanti dengan pertemuan lintas sektor maka seperti arahan Bapak Presiden, kita bisa secara aktif menemukan pasien ini secara dini kita bisa saling koordinasi mengedukasi masyarakat sehingga semua bisa tertangani dengan baik," harapnya. 

Sementara itu, pada pertemuan koordinasi ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan melibatkan lintas sektor yang ada di Kabupaten Pasuruan. Baik dari perwakilan OPD, swasta, perusahaan, organisasi masyarakat, LAZISNU serta Fatayat. ris

Berita Terbaru

Pemkot Madiun Bakal Dialihfungsikan Tanah Bengkok Jadi Area Pemakaman Baru

Pemkot Madiun Bakal Dialihfungsikan Tanah Bengkok Jadi Area Pemakaman Baru

Minggu, 06 Sep 2026 13:46 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti fenomena keterbatasan lahan makam umum di sejumlah wilayah Kota Madiun mulai menipis, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Pemkab Magetan Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Kampung Susu Lawu

Pemkab Magetan Dorong Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Kampung Susu Lawu

Minggu, 06 Sep 2026 13:33 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 13:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai langkah strategis untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya sektor peternakan dan…

Tangani Karhutla Ijen, Pemkab Banyuwangi Usul Helikopter Pengebom Air

Tangani Karhutla Ijen, Pemkab Banyuwangi Usul Helikopter Pengebom Air

Minggu, 06 Sep 2026 13:28 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Pemerintah…

Wujudkan Indonesia ASRI, Pemkot Kerja Bakti Massal di Area PSC Madiun

Wujudkan Indonesia ASRI, Pemkot Kerja Bakti Massal di Area PSC Madiun

Minggu, 06 Sep 2026 12:42 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu langkah strategis dalam mewujudkan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun,…

Anggarkan Rp6-8 Miliar, Pemkab Tulungagung Percepat Perbaikan 43 Sekolah Rusak

Anggarkan Rp6-8 Miliar, Pemkab Tulungagung Percepat Perbaikan 43 Sekolah Rusak

Minggu, 06 Sep 2026 12:36 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya menjamin keselamatan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal…

Puncak Kemarau, Ponorogo Dropping 31 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Terdampak

Puncak Kemarau, Ponorogo Dropping 31 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Terdampak

Minggu, 06 Sep 2026 12:34 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama puncak kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten…