Arkeolog Temukan Makam Kerangka Manusia Berusia 5.000 Tahun yang Saling Berpelukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para arkeolog temukan sebanyak 14 kerangka di dalam makam era neolitikum di Skotlandia.  SP/ National Museums Scotland
Para arkeolog temukan sebanyak 14 kerangka di dalam makam era neolitikum di Skotlandia. SP/ National Museums Scotland

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ditemukan kuburan berisi belasan kerangka manusia yang terkubur di dalam makam berdinding batu berusia 5.000 tahun yang saling berpelukan. Arkeolog di Skotlandia menamakan makam tersebut dengan julukan “Chamber Cairn”.

Sebelumnya, dokumentasi pertama mengenai keberadaan makam ditulis pada abad ke-19 sedangkan lokasi pasti penemuan makam tersebut masih dirahasiakan. Kuburan itu ditemukan oleh seorang anak petani saat menjelajahi wisma keluarganya di Kepulauan Orkney, sebuah kepulauan di lepas pantai timur laut Skotlandia. 

Pada 2020, Hugo Anderson-Whymark, kurator senior prasejarah awal di Museum Nasional Skotlandia, kembali menemukan artikel tersebut saat dia melakukan penelitian arsip.

“Itu seperti cerita detektif,” kata Anderson-Whymark sebagaimana dikutip Live Science. “Kebetulan, ada dokumentasi lain di arsip tersebut, termasuk sketsa kecil yang menguraikan lokasi (pertanian).”

Saat itu para arkeolog mulai melakukan penelusuran menjelang musim panas. Salah satu petunjuk yang ditemukan mengarah pada satu lokasi yang ditumbuhi oleh rumput dengan daratan berbukit-bukit. Di sana, mereka langsung melakukan penggalian dan menemukan makam berdiameter 15 meter yang dibangun dengan dinding batu.

Peneliti menganggap, makam yang dibangun sekitar 3000 SM tersebut merupakan “prasasti rekayasa Neolitik”. Ini dilandaskan pada konstruksi corbelled, di mana orang Neolitik membangun dinding batu tersebut dengan cukup detail.

“Setelah kami membersihkan rumput dari puncaknya, kami melihat sebuah monumen yang cukup besar,” kata Anderson-Whymark, Senin (30/10/2023).

“Pada tahun 1896, [petani dan putranya] telah mengambil beberapa peninggalan arkeologi, termasuk kepala gada batu dan bola, tetapi mereka tidak tertarik dengan delapan sisa-sisa manusia yang mereka temukan dan menguburkan kembali semuanya,” jelasnya.

Sementara itu, di bagian bawah makam, arkeolog menemukan enam ruangan berisi 14 kerangka, termasuk dua kerangka yang terlihat sedang berpelukan.

Anderson-Whymark mengidentifikasi situs tersebut sebagai kelompok yang sangat erat, meski penelitian tambahan dan analisis DNA diperlukan untuk mengidentifikasi setiap kerangka dan menentukan apakah mereka berkerabat atau tidak.

Mereka bisa saja dikuburkan pada saat yang sama dalam posisi berjongkok seperti sedang berpelukan. Sepertinya mereka sengaja didekatkan satu sama lain. Kami juga menemukan kerangka lain yang lengannya terentang ke arah kerangka yang berbeda,” jelas Hugo Anderson-Whymark, kurator senior prasejarah awal di Museum Nasional Skotlandia. sb-05/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…