Reka Ulang Pembunuhan Sekdes di Tuban, Tampilkan Munculnya Kepala Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Reka adegan pembunuhan berencana Agus Sutrisno (32)  di halaman belakanh Mapolres. Sabtu, (2/12/23).
Reka adegan pembunuhan berencana Agus Sutrisno (32) di halaman belakanh Mapolres. Sabtu, (2/12/23).

i

SURABAYA PAGI, Tuban- Tim Satreskrim Polres Tuban menggelar reka adegan pembunuhan berencana Agus Sutrisno (32) yang merupakan Sekdes Sidonganti, Kecamatan Kerek, Tuban di halaman belakanh Mapolres. Sabtu, (2/12/23).

Total ada 41 adegan diperagakan oleh tersangka, dua kakak beradik yakni Jano (45) dan Nardi (43) yang merupakan pelaku tindakan sadis tersebut. Dalam reka ulang peristiwa yang menggegerkan masyarakat Kabupaten Tuban itu, terekam cara kedua tersangka dalam menghabisi korban. Mulai dari perencanaan pembunuhan hingga eksekusi.

"Keseluruhan terdapat 41 reka adegan. Mulai saat pelaku merencanakan pembunuhan hingga eksekusi korban," terang Kasat Reskrim Polres Tuban, Iptu Rianto kepada awak media. Dalam usaha menghilangkan nyawa korban, terungkap kedua pelaku merencanakan pembunuhah di salah satu hutan wilayah Kerek.

Sang adik, Nardi berperan sebagai pemberi informasi mengenai keberadaan korban kepada tersangka lain yakni Jano. Sedangkan Jano, menyewa sebuah pick up yang kemudian dipakai menabrak korban. Pada rekontruksi itu pula, muncul nama baru selaku saksi yakni Ahmad yang merupakan kepala desa setempat.

Dalam adegan reka ulang, ahmad ditampilkan hingga 3 kali, yakni saat menghampiri pelaku ketika sedang berada di hutan kerek dan bercakap melalui telefon dengan pelaku Nardi sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Meski begitu, saat ditanya peran lebih lanjut kepala desa pada kasus ini, Iptu Rianto hanya mengatakan masih fokus terlebih dahulu pada kasus pembunuhan. Apabila nanti ada indikasi keterlibatan kepala desa, tentunya pihaknya akan melakukan pemeriksaan.

"Kita belum melakukan pemeriksaan terhadap Kades, jika nanti ada keterlibatan tentu kita akan panggil," ungkapnya. Berdasarkan reka ulang, terungkap jika pelaku menghilangkan nyawa korban dengan cara sadis. Usai menabrak kendaraan yang dinaiki korban hingga terseret hampir 50 meter, Jano yang memendam kesumat kepada korban, membacok korban yang sempat lari keladang jagung berkali- kali menggunakan parang dari kepala hingga kaki hingga tewas.

Pelaku lain, Nardi, memukul korban menggunakan balok kayu hingga dua kali, tepat dikepala dan punggung Korban. Pelaku Jano, juga sempat menunggui korban yang telah tergeletak di lahan persawahan tempat terjadinya peristiwa untuk memastikan bahwa korban sudah menghembuskan nafas terahirnya. Her

Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…