RPS Latih Siswa Bisa Bedakan Domain Resmi dan Abal-abal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemateri cek fakta saat menyampaikan teknik memeriksa informasi ke peserta. SP/ Her
Pemateri cek fakta saat menyampaikan teknik memeriksa informasi ke peserta. SP/ Her

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Di media sosial tak jarang berseliweran informasi yang bombastis dan terkesan menggelitik. Padahal, belum tentu unggahan atau informasi yang dimuat tersebut benar. Tak jarang unggahan hanya untuk mencari sensasi belaka.

Terlebih menjelang pesta demokrasi berupa pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (pileg) seperti saat ini, banyak sekali informasi yang bertebaran di media sosial terkait dengan para calon.

Karena itu, pembaca atau penikmat media sosial harus cerdas dan paham untuk menilai apakah unggahan tersebut benar atau tidak. Informasi yang disajikan fakta atau hoaks. 

Untuk memastikan informasi yang disajikan tersebut fakta atau hoaks, bisa dilihat dari website yang mengunggah informasi tersebut. Jika website tidak jelas alamat dan penanggung jawabnya bis dicurigai website tersebut abal-abal dengan unggahan informasi-informasi hoaks.

Alasan itu, Ronggolawe Press Solidarity (RPS) kembali mengajak para siswa SMA dan sederajat untuk cerdas bermedia sosial dan cakap memeriksa fakta atas banyaknya informasi yang bertebaran tersebut. Bentuknya dalam Sekolah Cek Fakta dan Keamanan digital. Pada penyelenggaraan yang keempat ini, RPS menggelar kegiatan di SMKN 1 Tuban, Sabtu (09/12/2023).

Acara yang menggandeng SIG Pabrik Tuban ini diikuti oleh 40 lebih peserta perwakilan dari SMA dan sederajat di wilayah Tuban.

Mewakili SMKN 1 Tuban, Lilik Retnowati dalam sambutannya mengatakan, selama ini sekolah tempatnya mengabdi banyak kerjasama dengan banyak pihak di luar sekolah. Salah satunya dengan SIG sendiri. Dia berterima kasih dan bangga SMKN 1 menjadi tempat kegiatan.

‘’Luar biasa teman-teman pers dari RPS ini, karena memberikan kegiatan yang sangat mendidik,’’ ujarnya.

Kepada para peserta,  Lilik berharap usai mengikuti sekolah fakta ini peserta bisa menjadi tutor sebaya yang akan menularkan ilmu yang didapat kepada teman-temannya. Karena sudah menjadi duta dari sekolah masing-masing, para peserta diminta untuk tidak hanya berhenti di ruangan tempat kegiatan saja.  Namun diharapkan bisa menyebarkan ilmu yang sangat bermanfaat itu ke wilayah yang lebih luas.

‘’Bisa diajarkan ke teman-temannya atau lingkungannya jadi tidak hanya berhenti di sini. Serap materi yang diberikan sebanyak mungkin dan sebarkan,’’ katanya.

Khoirul Huda Ketua Ronggolawe Press Solidarity RPS, terima kasih atas fasilitas tempat yang luar biasa. Pada kegiatan ini, kata dia, RPS mengundang 20 lebih sekolah, yang biasanya hanya 30 an peserta, hari ini pesertanya lebih banyak. 

‘’Kegiatan didukung penuh oleh SIG, perusahaan sangat peduli pada pendidikan, bukan hanya ambil SDA nya tapi juga peduli dengan peningkatan SDM generasi muda di Tuban,’’ ujarnya.

Kenapa harus sekolah fakta? Huda menjelaskan selama ini RPS sering menggelar diklat jurnalistik. Sedangkan saat ini adalah tahun politik yang banyak informasi bertebaran sedangkan kebenaran atas informasi tersebut masih perlu dipastikan.

‘’Ini sebagai tanggungjawab kami sebagai jurnalis. Sebagai fungsi kontrol dan edukasi, sehingga kami ingin mengajak para siswa untuk belajar bersama bagaimana mengecek fakta dan bermedia sosial yang bijak,’’ tambahnya.

Sementara, Setiawan Prasetyo Senior Manager of Corporate Communication menyampaikan salam dari manajemen. Iwan panggilan akrabnya meminta RPS tetap semangat dengan kegiatan yang berhubungan dengan pembelajaran. Termasuk dalam sekolah periksa fakta ini.

‘’Kami sangat mendukung, karena momen jelang pemilu banyak berita bertebaran terkait calon yang belum tentu benar. Saya risih melihat hape, karena informasi-informasi itu. Ada  yang menghujat, mengolok-olok dan sebagainya. Kita positif thinking saja, jangan negatif thinking,’’ pesannya.

Karena banyaknya informasi yang menyebar sebut dia, sulit dibedakan apakah informasi itu hoaks atau tidak. Sekolah periksa fakta ini menurut Iwan sangat penting.  Sehingga bisa membedakan mana hoaks atau mana yang tidak. 

‘’Anda sebagai peserta buktikan layak mewakili sekolah Anda, jangan pasif. Buktikan pada sekolah Anda bahwa tidak salah mengirimkan Anda. Ikuti dengan baik kegiatan yang sangat bermanfaat ini. selalu positif thinking dan jadikan diri Anda berguna bagi lingkungan, bagi orang lain,’’ tandasnya. Her

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…