Kemenkeu Kanwil Jatim Gandeng Insan Media, Optimalkan Proyeksi APBN 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024, di GKN Surabaya 1, pada Jumat, (15/12/2023).SP/ AINI
Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024, di GKN Surabaya 1, pada Jumat, (15/12/2023).SP/ AINI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kementerian Keuangan Wilayah Jawa Timur menggelar Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024, di GKN Surabaya 1, pada Jumat, (15/12/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak diantaranya, Taukhid selaku Kepala perwakilan Kemenkeu Jawa Timur, Wildan, Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN Jatim, dan Heru Susilo, Kepala Bidang Kehumasan Kanwil DJP Jatim 2.

Tampak pula dalam acara tersebut, Hadiningrat, Kepala Bidang DP3 kanwil DJP Jatim 3, Bakhroni, Kepala Bidang fasilitas dan Kepabean Kanwil DJBC Jawa Timur 2, serta Taufikurrohman widyaiswaru, BPK Malang.

Dalam sambutannya, Taukhid, memberikan gambaran mengenai Proyeksi Perekonomian Tahun 2024. Serta gambaran komprehensif tentang langkah-langkah ekonomi yang akan diambil di tahun mendatang. Dengan harapan besar tersemat dalam kerjasama bersama untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Taukhid menyebut, jika proyeksi perekonomian global pada tahun depan, diperkirakan membaik. Dimana, pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,0 persen. Sedangkan, untuk negara-negara berkembang di Asia juga diproyeksikan tumbuh sebesar 5,0 persen.

"Nanti, diperkiraan perekonomian Indonesia paling tidak akan tumbuh sebesar 5,2 persen, dengan fokus pada penurunan kemiskinan, pengangguran terbuka, perbaikan rasio gini, indeks pembangunan manusia, nilai tukar petani (NTP), maupun  nilai tukar nelayan," jelas Taukhid, Surabaya, Jumat, (15/12/2023).

Sementara itu, untuk Menyongsong APBN 2024, menurutnya, fokus kebijakan belanja negara ditujukan untuk menghasilkan output maupun outcome yang optimal dalam menstimulasi dan meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat. Serta melalui percepatan transformasi ekonomi.

"Salah satu tujuan utamanya adalah penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi," paparnya.

Tak luput juga, adanya penguatan spending better menjadi landasan kebijakan, dengan mendorong efisiensi kebutuhan dasar, fokus pada prioritas pembangunan, dan berorientasi pada hasil.

Dalam upayanya, Taukhid menyebut, perlu adanya mendorong subsidi tepat sasaran dan efektivitas program perlinsos menjadi bagian integral dalam mencapai tujuan ini.

"Bisa melalui dengan peningkatan akurasi data, perbaikan mekanisme penyaluran, dan sinergi program sebagai langkah strategis," terang alumunus Universitas Gadjah Mada (UGM), Magister Manajemen, itu.

Ia juga memamparkan dengan komitmen kuat untuk menguatkan sinergi dan harmonisasi kebijakan pusat dan daerah, diharapakan mampu diimplementasi dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal regional serta mampu membawa dampak positif.

Diantaranya dengan, pemerataan pembangunan, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan kesenjangan baik antar-golongan maupun antar-daerah.Ain

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…