Pemerintah Dorong Hilirisasi KEK Industri Kayu Bisa Masuk Pasar Eropa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para perajin di industri mebel olahan kayu sedang membuat kursi. SP/ JKT
Para perajin di industri mebel olahan kayu sedang membuat kursi. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri kayu bakal dibangun dan digencarkan pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi dan daya saing produk kayu dan mebel Indonesia, sehingga kedepan bisa diharapkan masuk pasar Eropa.

Diketahui, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri kayu di Indonesia sudah ketinggalan jauh dari Vietnam dengan total ekspor sudah mencapai 15,7 miliar dolar AS, sedangkan Indonesia hanya 2 miliar dolar AS. Sehingga dengan adanya kebijakan tersebut dapat meningkatkan daya saing dan produktivitas industri tersebut.

Asosiasi Sekabel menyampaikan sejumlah keluhan kepada Presiden. Salah satunya soal regulasi terkait industri kayu dan mebel yang menurutnya terdampak perang Ukraina-Rusia dan Palestina-Israel. 

Melihat itu, Ketua DPP Asosiasi Sedulur Kayu dan Mebel (Sekabel) Setyo Wisnu Broto juga sudah lama mengajukan surat untuk bertemu Presiden Joko Widodo untuk membicarakan industri kayu dan mebel.

“Kami menyampaikan, pertama regulasi yang dulu sempat membaik tapi akhir-akhir ini mungkin karena carut-marut di perang Ukraina dan perang Palestina, ini agak rumit,” jelasnya, Senin (01/01/2024).

Menurutnya, untuk masuk ke pasar Eropa, pengusaha kayu dan mebel nasional harus memenuhi Regulasi Deforestasi Uni Eropa (EUDR) yang rumit. 

“Di sini dikaitkan antara produk masuk European market harus melalui sistem lacak-balak yang rumit, nah ini jadi bahasan tadi, supaya pemerintah bisa menerobos masuk ke sana lebih mudah,” kata Setyo.

Dia berharap dengan adanya KEK industri kayu, semua regulasi dan kemudahan akan terintegrasi di sana, termasuk mengenai hilirisasi industri kayu. Sementara itu, nantinya lokasi yang dipilih akan dilakukan peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo. Diketahui, terdapat 30 lokasi yang diajukan menjadi KEK industri kayu.

“Beliau (Presiden) berharap selama (dalam) kepemimpinan beliau nanti sudah dilakukan groundbreaking,” jelasnya.

Dia menyampaikan dalam persaingan global permasalahan yang dihadapi pengusaha kayu nasional adalah teknologi. Di Indonesia kayu diolah dengan teknologi yang sangat rendah atau lemah. Sehingga, KEK nanti akan dihadirkan teknologi terbaik dunia untuk menghadirkan daya saing dan merebut pasar dari negara lain utamanya Vietnam.

“Hasil akhir ada mebel, ada building material juga. Kami sangat bersyukur Pak Bahlil akan endorse, nanti akan diberikan suratnya yang selama ini sangat rumit. Begitu nanti FS (feasibility study) jadi KEK, sertifikasinya langsung diserahkan,” jelasnya. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…