SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang musim Pemilihan Umum (pemilu) 2024 kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Pada musim ini banyak dipenuhi antusias warganet bahkan semua kalangan. Untuk merealisasikan Pemilu tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahkan telah menggelontorkan dana APBN 2023 sebesar Rp 29,9 triliun atau setara 98,4 persen dari pagu Rp 30,4 triliun.
Secara keseluruhan melalui pembukuan setiap 5 tahun sekali, Sri Mulyani telah menyiapkan anggaran Rp71,2 triliun yang terbagi di tiga tahun, yakni 2022, 2023, dan kali ini puncaknya pada 2024 dan yang direalisasikan terbanyak.
"Pada tahun 2023, Rp 29,9 triliun dari Rp 30,4 triliun, jadi kita sudah merealisasikan 98,4 persen," kata Sri Mulyani, Rabu (03/01/2024).
Sri Mulyani menjelaskan anggaran pemilu disalurkan setiap tahunnya, yang mana realisasi pada tahun 2022 sebesar Rp 3,1 triliun dan alokasi pada APBN 2024 sebesar Rp 38,2 triliun.
Dengan demikian, total anggaran pemilu sejak 2022 hingga 2024 mencapai Rp 71,2 triliun. Adapun untuk alokasi anggaran pada APBN 2024 hanya disiapkan untuk penyelenggaraan pemilu satu putaran.
Secara terperinci, belanja melalui KPU Bawaslu digunakan untuk pembentukan badan adhoc serta peraturan pelaksanaan penyelenggaran Pemilu 2024, pengelolaan, pengadaan, laporan dan dokumentasi logistik.
Selain itu, juga dibelanjakan untuk kebutuhan pencalonan presiden dan wakil presiden serta pencalonan anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan kab/kota.
Lebih lanjut, KPU dan Bawaslu juga turut melakukan pengawasan pada masa kampanye dan penyelenggaraan pemilu, pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, hingga penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan.
Di sisi lain, Sri Mulyani juga melakukan belanja yang disalurkan kepada 14 K/L dengan nilai Rp3,8 triliun, mulai kepolisian, RRI, TVRI, Kemenpan RB untuk pengawasan ASN, hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berbagai macam informasi.
Meski begitu, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan Kementerian Keuangan telah mencadangkan anggaran bila pemilu berlanjut ke putaran kedua. "Kami sudah menyediakan cukup, termasuk kalau ada putaran kedua. Kami sudah siap, semoga yang terbaik buat Indonesia," ujarnya. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu