Bawaslu Jatim: Pelanggar Kampanye di Masa Tenang Bisa Kena Denda Rp48 Juta

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bawaslu Jatim ingatkan pelanggaran kampanye di masa tenang bisa ke sanksi. SP/Aini
Bawaslu Jatim ingatkan pelanggaran kampanye di masa tenang bisa ke sanksi. SP/Aini

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bawaslu Jawa Timur (Jatim) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan KPU ingatkan dengan tegas bagi pelaksana, peserta, dan tim kampanye untuk tidak menayangkan iklan kampanye melalui media massa cetak, elektronik, maupun internet selama masa tenang yang dimulai pada 11 hingga 13 Februari 2024.

Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits, menegaskan bahwa masa tenang diatur dengan jelas dalam Undang-undang Pemilu. "Dalam pasal 278 disebutkan larangan untuk melakukan kampanye. Sanksinya jelas," jelas Warits, Surabaya, Minggu, (11/2/2024).

Lanjut Warits, dalam Pasal 523 juga turut disebutkan apabila menjanjikan atau memberikan imbalan uang selama masa tenang bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp48 Juta.

Dalam hal ini, Warits berharap bagi peserta pemilu bisa menaati ketentuan tersebut, dengan tidak menampilkan hasil survei maupun jajak pendapat lainnya. 

"Kami harap tidak ada aktivitas kampanye di luar jadwal. Termasuk juga ada larangan untuk mengumumkan hasil survei atau jajak pendapat selama Masa Tenang," tukasnya.

Selaras dengan itu, Gogot Cahyo Baskoro, Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, menyatakan bahwa tahapan Kampanye Pemilu Tahun 2024 yang dimulai sejak 28 November 2023 telah berakhir pada Sabtu, (10/2/2024) kemarin.

"Artinya, peserta Pemilu sudah melaksanakan kampanye selama 75 hari dalam berbagai metode yang diperbolehkan menurut undang-undang. Jadi selama masa tenang. Stop dulu," papar Gogot.

Selama masa tenang 3 harian ini, Ia kembali mengingatkan kepada seluruh Peserta Pemilu, untuk tidak menyelenggarakan kampanye dalam metode apapun. Termasuk, iklan di media massa cetak, elektronik berupa radio dan televisi, maupun media dalam jaringan (online).

"Kepada seluruh rekan-rekan media, sebagai elemen yang turut menyampaikan informasi kepada masyarakat pemilih, kami mohon turut menjaga kondusifitas situasi jelang Pemungutan Suara yang akan terlaksana 14 Februari 2024 nanti," himbauan pria yang pernah berkarir sebagai Jurnalis tersebut.

Sementara itu, Ketua KPID Jawa Timur, Immanuel Yoshua Tjiptosoewarno, menegaskan kesiapannya untuk mendukung kepatuhan terhadap aturan dalam masa tenang. 

"Monitoring terus kami lakukan terhadap lembaga penyiaran di Jawa Timur. Kami mengingatkan agar lembaga penyiaran untuk tidak memuat iklan kampanye, jajak pendapat atau survei tentang peserta Pemilu selama hari tenang," tutur Yoshua.

Ia pun berharap jika lembaga penyiaran di Jatim ini tidak ada yang melanggar aturan.

"Kami berharap benar-benar bisa dipatuhi oleh lembaga penyiaran. Mari kita jaga dan sukseskan Pemilu 2024," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …