Banjir di Kelurahan Meri Terparah Sejak 5 Tahun Terakhir, Bantuan Mulai Datang, Banjir Mulai Surut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wilayah Keluarahan Meri, Kota Mojokerto terendam banjir terparah. Banyak aktivitas warga dan sekolah lumpuh total, Rabu (06/03/2024). SP/ MJK
Wilayah Keluarahan Meri, Kota Mojokerto terendam banjir terparah. Banyak aktivitas warga dan sekolah lumpuh total, Rabu (06/03/2024). SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Banjir akibat luapan Sungai Sadar kini mulai berangsur surut. Namun, imbasnya wilayah terparah yang diterjang banjir berada di Lingkungan/ Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan dengan ketinggian air mencapai lebih dari 40 sentimeter hingga hampir siang tadi.

Budi Suliasto (40) warga setempat, mengaku banjir kali ini paling parah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

"Paling parah ya banjir ini, ketinggian air lebih dari 40 sentimeter. Kita tidak bisa beraktivitas karena air banjir masuk ke rumah- rumah warga," jelasnya di lokasi kejadian, Rabu (06/03/2024).

Sementara itu, banyak aktivitas warga yang lumpuh total akibat banjir yang menggenangi jalan raya hingga masuk ke dalam rumah tersebut. Para siswa juga dipulangkan lebih cepat lantaran kawasan sekolah di kepung banjir.

Tak hanya itu, salah satu warga Griya Permata Meri Blok D2, Ida Kurniawati (55) mengungkapkan, kini hingga pukul 13.40 WIB air banjir mulai berangsur surut dan turut ada juga bantuan nasi bungkus untuk warga. Banyak warga juga yang sudah mulai membersihkan rumah yang tergenang banjir.

“Air tadi siang terus naik kedalam rumah. Semuanya terendam banjir. Ini juga merupakan banjir terparah. Biasanya tidak sampai masuk rumah setinggi ini. Alhamdulillah ada bantuan nasi bungkus dan sekarang banjir juga sudah mulai surut. Semoga sore nanti sudah aman,” papar Ida, warga perumahan meri Blok D2.

Dari pantauan di lokasi, sudah ada petugas gabungan dari Pemkot Mojokerto bersama TNI/Polri, Satpol PP dan relawan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan banjir. Bantuan makanan dari Dinsos Kota Mojokerto diangkut menggunakan dua perahu karet untuk bantuan makanan ke warga terdampak bencana banjir.

“Untuk itu pagi ini kita membagikan nasi bungkus ke rumah-rumah warga yang terdampak. Kita juga sedang proses untuk mendirikan dapur umum,” kata Pj Wali Kota Mojokerto, M Ali Kuncoro, saat meninjau langsung ke lokasi bencana.

Menurut dia hasil kajian di lapangan bahwa banjir kali ini dikarenakan luapan air Sungai Sadar. Pemkot Mojokerto saat ini berupaya keras untuk penanggulangan banjir dengan berkoordinasi intens dengan stakeholder terkait.

“Kita sudah mengecek rumah pompa di lokasi-lokasi terdampak. Kita pastikan rumah pompa yang ada berfungsi maksimal untuk membantu segera menangani banjir,” ungkapnya.

Sebagai informasi, banjir terjadi sekitar subuh tadi Rabu (06/03/2024) dan paling parah sekitar pukul 09.00 WIB. Apalagi diperparah dengan kondisi cuaca hujan semalaman sejak sore Selasa (05/03/2024) pukul 04.00 WIB hingga tengah malam Rabu (06/03/2024) yang melanda kawasan Mojokerto Raya.

Sebelumnya diketahui, akibat luapan banjir itu, wilayah Mojokerto rata terendam banjir, yakni di wilayah Mojosari dan sekitarnya. Sedangkan di wilayah Kota Mojokerto banjir terjadi di wilayah Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. Selain itu, banjir juga menerjang Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari dan Kelurahan Blooto Kecamatan Prajurit Kulon.

Banjir yang terjadi membuat beberapa ruas jalan seperti depan Terminal Kertajaya Mojokerto macet hingga masuk ke lokasi terminal. Akses ruas Jalan Raya Meri, Kecamatan Kranggan juga ditutup total. Kondisi jalan dari Kota Mojokerto ke By Pass Mojokerto pagi ini juga tertutup luapan banjir. Bahkan ada yang siap-siap pindah ke lokasi lain untuk menghindari banjir yang lebih tinggi di tempat itu. mj-02/dsy

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…