Lolos Senator DPD RI Nawardi Raih 3,28 Juta Suara di Pemilu 2024

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Nawardi Anggota DPD RI yang kembali lolos hasil Pemolu 2024.
Ahmad Nawardi Anggota DPD RI yang kembali lolos hasil Pemolu 2024.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Empat calon legislatif resmi melenggang ke Senayan dengan perolehan suara cukup siginifikant. Mereka adalah Ahmad Nawardi, Lanyalla Mahmud Mattaliti, Lia Istifhama dan Kondang Kusumaning Ayu.

Berdasarkan rekapitulasi tingkat kabupaten/kota, Ahmad NAwardi meraih suara terbanyak. Mantan anggota DPRD Jatim dari PKB mendapatkan dukungan sebanyak 3,28 juta suara. Disusul Lanyalla dengan capaian 3,13 juta suara. Keduanya adalah incumbent (petahana).

Sedangkan pendatang baru adalah dua senator perempuan. Yakni, Lia Istifhama dengan perolehan 2,74 juta suara. Seorang lagi Kondang Kusumaning Ayu dengan 2,54 juta suara.

 

Empat orang tersebut berhasil menumbangkan calon anggota DPD RI lainnya. Seperti Agus Rahardjo, mantan ketua KPK RI. Agus tak lolos karena didukung oleh 2,2 juta suara saja. Selisih sekitar 300 ribu suara dengan Kondang. Selain itu, ada nama Adilla Azis Calon petahana ini hanya meraup 1,95 juta suara juga tak lolos.

Lolosnya  Nawardi dan La Nyalla sudah diprediksi bakal terpilih kembali. Maklum, keduanya memiliki banyak pendukung di Jawa Timur. Nawardi bahkan sudah kali ketiga lolos DPD RI sejak 2014 lalu. Sedangkan Lanyalla sudah dua kali lolos sejak pemilu 2019.

Qudus Salam, pengamat politik dan sosial kemasyarakatan, keterpilihan Nawardi dan La Nyalla terbilang tidak mengejutkan. Dalam survei jauh sebelum Pemilu 2024 pun keduanya berada di posisi teratas. Sosok Nawardi, misalnya. Selama ini, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu memang dikenal akrab dengan para kiai pesantren dan tokoh masyarakat. "Beliau (Nawardi, Red) memang santri. Anak-anaknya juga santri. Selain itu, sudah sangat lama berkecimpung di aktifitas pergerakan dan politik. Jadi, sangat wajar mendulang suara tebal. Sebab, modal sosialnya sudah sangat kuat,’’ paparnya.

Demikian juga dengan La Nyalla. Dia menyatakan, mantan ketua Kadin Jatim itu sudah jauh lebih lama dikenal masyarakat. Jejaringnya juga luas. "Jadi, baik Pak Nawardi dan Pak Nyalla, keduanya memang memiliki kompetensi,’’ pungkasnya. 

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…