Menkeu Sri Mulyani Anggarkan Bantuan Beras Rp 8 Triliun di Kuartal I 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2024). Eusebio Chrysnamurti/ Bisnis.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3/2024). Eusebio Chrysnamurti/ Bisnis.com

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mahalnya harga beras di pasar modern dan tradisional membuat banyak masyarakat resah. Menindaklanjuti hal itu ditambah menjelang lebaran 2024, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyiapkan anggaran penyaluran bantuan beras senilai Rp 8 triliun pada kuartal I 2024 sebanyak 422 ribu ton.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, jika bantuan beras diberikan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama 6 bulan atau hingga Juni 2024. Total anggaran yang diberikan adalah sebesar Rp 16 triliun.

“(Anggaran bantuan beras) Rp 8 triliun untuk kuartal I (2024). Bantuan beras 6 bulan, ini anggaran 6 bulan, Rp 8 triliun ditambah Rp 8 triliun, jadinya Rp 16 triliun,” kata Sri Mulyani, Kamis (21/03/2024).

Pihaknya menjelaskan, pemerintah secara total mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16 triliun tersebut untuk bantuan beras 10 kg.

Sebelumnya, diketahui bantuan beras mengalami lonjakan selama tiga tahun berturut-turut. Pada 2022, bantuan beras diberikan sebanyak 290,4 ribu ton.

“Untuk 2023 terjadi kenaikan sangat tajam, bantuan beras 21,4 juta kelompok penerima selama 7 bulan,” ujar Sri Mulyani.

“Tahun 2024 ini ada bantuan beras 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk 6 bulan, dan realisasi untuk triwulan I 422 ribu. Ada kenaikan tahun 2022 dibandingkan tahun 2023, sebenarnya tidak terlalu besar,” tambahnya.

Namun, Sri Mulyani menegaskan belum ada realisasi bantuan langsung tunai (BLT) hingga saat ini. Sehingga belum ada pembagian dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“BLT dari Kemensos belum terealisasi. Kami di 6 bulan ini tetap sesuai dengan keputusan kabinet, namun realisasi BLT belum dilakukan sampai hari ini,” tutur Sri Mulyani. jk-02/dsy

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…