Kasih Karunia

Kisah Warga Kisten Gaza Saat Puasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Saya selalu ingat salah satu momentum berbagi kasih dengan teman muslim ketika perayaan hari besar agama Islam, puasa.

Sebagai umat Kristen, bertahun tahun saya bisa memahami lebih dekat agama yang dianut teman Muslim ketika Ramadhan.

Jujur, saat bulan puasa, ada teman seagama dengan saya turut merasakan kebahagiaan yang sama.

Mereka ada yang ikut berjualan ta’jil. Dan laris.

Teman saya turut memperdagangkan makanan-makanan ringannya. Mungkin malah lebih enak, karena mereka bisa koreksi rasa langsung persis setelah memasak dan sebelum dijual ke publik.

Saya pernah membaca media online yang dapat membuka mata publik dunia saat terjadi sebuah ledakan yang sangat mematikan. Ledakan dari artileri Israel yang menghancurkan Rumah Sakit Baptis Al Ahli pada 17 Oktober 2023 lalu. Bom Israel yang menghancurkan fasilitas medis milik umat Kristen di Gaza itu menewaskan hampir 500 orang, demikian menurut otoritas kesehatan Palestina.

Maklum tentara Israel umumnya orang Yahudi.

Ini berdasarkan data Biro Pusat Statistik Israel (CBS) pada tahun 2022. Disebutkan, afiliasi keagamaan penduduk Israel adalah 73,6% Yahudi, 18,1% Islam, 1,9% Kristen, dan 1,6% Druze. Sedangkan penduduk di Palestina adalah 93�ragama Islam Sunni dan hanya 6% Kristen.

Maka itu saat saya membaca media Middle East Monitor edisi Sabtu (15/4/2023) tidak kaget toleransi umat Kristen dan Islam.

Media itu memberitakan ada seorang umat Kristen bernama Ehab Ayyad, dari Gaza menawarkan kurma dan air kepada umat Islam yang terjebak macet atau terlambat pulang untuk berbuka puasa.

Mereka paham, berbuka puasa dengan kurma dan air merupakan tradisi Nabi yang sering diikuti umat Islam

Sebagai seorang Kristen, ia menawarkan kurma dan air kepada saudara-saudara Muslim. "Ini sebagai bentuk berbagi karena kami sama-sama tinggal di tanah air yang sama, dan kami memiliki darah yang sama," kata Ayyad yang berusia 23 tahun, di rumahnya yang didekorasi patung-patung kecil Perawan Maria.

"Mereka pertama kali bertanya-tanya bagaimana seorang umat Kristen melakukan itu, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka senang melihat saya setiap tahun," tambahnya.

Gaza adalah jalur pesisir di bawah blokade yang dipimpin Israel sejak 2007 dan dijalankan oleh kelompok Hamas.

Di sana hanya ada sekitar 1.000 orang Kristen. Kebanyakan dari mereka Ortodoks Yunani, dalam populasi 2,3 juta jiwa.

"Ini bukan bulan mereka dan mereka tidak berpuasa, tetapi mereka merasakannya untuk kami dan itu sesuatu yang baik," kata pemilik kedai kopi, Louay Al-Zaharna, setelah menerima salah satu hadiah dari Ayyad.

Di rumahnya, Ayyad, mengatakan pernah mendapat bantuan dari seorang tetangga Muslim berusia 13 tahun untuk menyiapkan bingkisan yang akan dibagikan saat Natal.

“Pada libur perayaan agama kami, tetangga Muslim biasanya datang berkunjung dan memberi selamat kepada kami, dan kami melakukan hal yang sama pada liburan mereka,” kata Ayyad.

Lima tahun lalu, Ayyad telah memulai dengan menawarkan kurma dan air kepada tetangganya, makanan pertama yang biasanya dimakan umat Islam saat mereka mengakhiri puasa saat matahari terbenam.

Kemudian, dia memutuskan untuk melakukan itu pada masyarakat umum.

"Reaksinya positif dan saya senang dan bangga," katanya.

Gaza adalah jalur pesisir di bawah blokade yang dipimpin Israel sejak 2007 dan dijalankan oleh kelompok Hamas. Di sana hanya ada sekitar 1.000 orang Kristen, dan kebanyakan dari mereka Ortodoks Yunani, dalam populasi 2,3 juta jiwa.

Toleransi di Gaza itu mengingatkan saya akan Piagam Madinah.

Piagam ini semacam dokumen kesepakatan antar umat beragama di Madinah. Sampai sini, saya menyadari bahwa dokumen Piagam Madinah sudah seterkenal itu. Dan ini bagus karena artinya mereka menjadi tahu bahwa Islam pada hakikatnya sangat merangkul keberagaman.

Minggu lalu, saya diajak bukber (buka bersama) teman muslim, dan ada pengajian.

Saya ikut mengantri mengambil ta’jil. Sembari menunggu buka, kami mengobrol soal pengalaman pertama saya ikut berbuka puasa. Menurut saya, ada muatan saat pengajian menjelang berbuka barusan menggugah saya .

Isinya ada yang serupa dengan komunitas Kristen mengadakan pengajian, yaitu bersifat normatif saja. Ustadz hanya mengambil garis-garis besar ajaran agamanya kemudian mengaitkannya dengan dalil-dalil nash yang relevan.

Tentang perdamaian, misalnya.

Menurut saya, dalam “pengajian” Kristen pun, topik tentang perdamaian, relasi harmonis lintas agama, dan sebagainya juga sering dibahas.

Justru yang kurang tersentuh adalah kajian tentang isu-isu konkret yang sedang terjadi di Indonesia. Misal pemilu curang.

Kesan saya ikut bukber tampaknya fenomena Kristen, atau non-Muslim, ikut berbuka puasa sudah menjadi realitas yang lumrah dan bukan hal asing lagi. Saya juga yakin, di kota-kota besar yang basis masyarakatnya sangat heterogen seperti Yogyakarta atau Jakarta, akan mudah ditemukan umat non-Muslim mengikuti ritual Muslim atau sebaliknya, seperti ikut berbuka puasa seperti yang kami lakukan.

Saat ikut bukber, saya sebagai umat Kristen juga merasa nyaman dengan umat Islam. Dan saya semakin tertarik untuk belajar tentang Islam. (Maria Sari)

Berita Terbaru

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Kapolres Gresik Pimpin Langsung Tes Urine PJU, Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian, Kapolres Gresik AKBP R…

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Ladang Desa Kademangan Kabupaten Blitar

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Penemuan seorang Kakek dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat 20 Pebruari 2026 sekitar pukul.18.00, oleh J 45 warga setempat…

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Perkuat Kebersamaan Ramadan, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Kamtibmas Saat Salat Jumat

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Untuk mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan kunjungan ke Masjid KH A…

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Usaha UMKM  Produk Makanan Harus Bersertifikat Halal pada Bulan Oktober 2026

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sampang- Pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Bazar Takjil Ramadhan UMKM Halal tahun ini. Dipusatkan di Alun-alun Trunojoyo…

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 21:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak memperingati satu tahun masa kepemimpinan m…

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Pangeran Inggris Andrew Ditangkap, Trump Anggap Memalukan

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 20:35 WIB

Raja Charles Pastikan Kerajaan Inggris Dukung Pengusutan Kasus Andrew    SURABAYAPAGI.COM, London - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump angkat bicara t…