Ditinggal Shalat Tarawih, Kandang Sapi di Tuban Hangus Terbakar Gegara Bediang

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 29 Mar 2024 10:08 WIB

Ditinggal Shalat Tarawih, Kandang Sapi di Tuban Hangus Terbakar Gegara Bediang

i

Akibat kebaran tersebut, salah satu sapi ikut terpanggang dalam kandang. SP/ TBN

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Peristiwa kebakaran melanda sebuah kandang sapi di Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban terbakar, usai ditinggal Shalat tarawih. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh api bediang yang belum padam.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Tuban, Sutaji menyampaikan bahwa kebakaran ini menimpa kandang berukuran 5×8 meter, milik Kastam warga setempat sekitar pukul 20.00 WIB

Baca Juga: Lantai 1 dan 2 Kos-kosan di Jalan Ngagel Wasana Surabaya Terbakar

“Iya, yang terbakar kandang sapi,” ucap Sutaji, Jumat (29/03/2024).

Mendapati adanya kebakaran satu unit mobil Damkar dari Pos Damkar Rengel mendatangi lokasi kejadian pada pukul 20.15 WIB.

“Satu unit mobil Damkar dari Pos Damkar Rengel mendatangi lokasi kejadian pada pukul 20.15 WIB,” terang Sutaji.

Tak butuh waktu lama sekitar 15 menit akhirnya api berhasil dipadamkan, dari kejadian ini tidak ada korban jiwa namun satu ekor sapi yang berada di dalam kandang tersebut mengalami luka bakar.

Baca Juga: Korban Gempa di Bawean dan Tuban Terima Bantuan

Tak butuh waktu lama, petugas berhasil memadamkan api dan melakukan pembasahan sekitar pukul 21.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

“Tak Ada korban jiwa namun sapi korban harus mengalami luka bakar,” imbuhnya.

Namun, seekor sapi milik Kastam mengalami luka bakar. Sedangkan, kata Sutaji api diduga berasal dari bediang yang dekat dengan kandang.

Baca Juga: Kemenag: Kabupaten Tuban Dapat Urutan Pertama Keberangkatan Haji 2024

“Akibatnya, Kastam mengalami kerugian materil sekitar Rp 5 juta,” pungkasnya. 

Sementara itu, dari kejadian ini Sutaji menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi ketika sedang menyalakan bara api atau bediang, dan dipastikan bediang harus jauh dari lokasi kandang agar tidak merembet dan membakar kandang. tbn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU