Animo Masyarakat Tinggi, Pj Wali Kota Mojokerto Terus Gencarkan Gerakan Pangan Murah

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat meninjau GPM di GOR dan Seni Mojopahit
Pj Wali Kota Ali Kuncoro saat meninjau GPM di GOR dan Seni Mojopahit

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kali ini, Senin (1/4/2024), kegiatan digelar di halaman Gor dan Seni Mojopahit, Jalan Gajah Mada Nomor 147 Kota Mojokerto. Selain menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat, GPM ini juga dalam rangka memenuhi ketersediaan pangan dan harga pangan.

Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro saat meninjau GPM menjelaskan kegiatan ini hasil sinergi dari Bapanas, Pemprov Jawa Timur serta Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Mojokerto.

"Animo masyarakat cukup tinggi, ini bagian ikhtiar dari Pemkot Mojokerto untuk menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok. Supaya selama puasa dan hingga lebaran nanti harganya stabil serta suplainya aman," jelasnya.

Gelaran GPM ini, ada sejumlah komoditas yang dijual kepada warga. Mulai dari beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kualitas medium, gula pasir, Minyak Kita premium dan Minyak Kita bantal, hingga telur ayam ras. Harganya pun relative fluktuaktif.

’’Yang pasti, harga yang dijual di bawah harga pasaran. Khusus beras SPHP, dijual HET sebesar Rp 51 ribu per kemasan atau 5 kilogram,’’ tuturnya.

Pun demikian dengan Minyak Kita harganya juga dibandrol Rp 15 ribu per kg untuk yang premium pouch dan Rp 13,5 ribu per kg untuk yang kemasan bantal. Sedangkan untuk gula Rp 16 ribu per kg sesuai dengan harga acuan pembelian.

Menurutnya, GPM ini digelar terus sepanjang Ramadan. Seperti sebelumnya dilaksanakan di depan kantor Kecamatan serta hari ini di GOR dan Seni Mojopahit. ’’Akan kita jadwal lagi dan berlanjut terus hingga lebaran nanti,,’’ tegasnya. Dwi

 

 

 

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…