Saat BCL Hamil, Suaminya Dilaporkan Gelapkan Rp 6,9 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana dilaporkan oleh mantan istrinya, Arina Winarto ke Polres Jakarta Selatan. Tiko dilaporkan dengan tuduhan penggelapan dan penipuan dana Rp 6,9 miliar.

Kabar laporan itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Bintoro kepada media. "Iya benar mas," kata Bintoro kepada awak media pada Selasa (3/6/2024).

Mengenai laporan tersebut saat ini masih diproses oleh kepolisian. Status laporan itu masih tahap penyidikan

Sebenarnya, laporan Arina Winarto terhadap Tiko Aryawardhana di Polres Jakarta Selatan sejak 2022. Tapi proses penyidikan terhadap laporan baru dimulai beberapa bulan lalu.

"Sebenarnya sudah dari tahun 2022, tapi baru ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan pada Februari 2024," kata Leo Siregar, Selasa (3/6/2024).

 

2021 Cerai, 2023 Kawin

Tiko Aryawardhana dan Arina Winarto menikah selama 7 tahun. Pada 28 Oktober 2021 Tiko Aryawardhana mengajukan permohonan cerai talak kepada Arina.

Sedangkan Tiko Aryawardhana resmi menikahi BCL pada 2 Desember 2023 di Hotel Amankila, Bali. Sampai saat ini Tiko Aryawardhana belum memberikan respons adanya laporan ini.

 

Tiko-Arina Bikin Usaha

Masalah awalnya, bermula saat Tiko Aryawardhana dan Arina Winarto membangun PT Arjuna Advaya Sanjaya ("AAS"). Bisnis itu bergerak dalam bidang makanan dan minuman.

Kuasa hukum Arina Winarto, Leo Siregar dari kantor hukum ESA & Co., menjelaskan dalam usaha tersebut Arina Winarto menjadi komisaris dan Tiko Aryawardhana menjadi direktur. Sedangkan Arina Winarto disebut jadi pemodal untuk usaha tersebut.

 

Modal Usaha dari Arina

Pengacara Arina Winarto, Leo Siregar, S.H., dari kantor hukum ESA & Co., memberikan penjelasan dalam rilis soal kasus ini yang terjadi sejak 2015 sampai dengan 2021.

Arina Winarto dan Tiko Aryawardhana membuat perusahaan bernama PT Ahrjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak dibidang makanan dan minuman.

"Awalnya, klien kami dan Tiko memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pada saat itu, klien kami menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi Direktur. Tapi untuk modal perusahaan, seluruhnya dari klien kami," ujar kuasa hukum Arina Winarto, Leo Siregar.

 

Tiko Lapor ke Arina

Menurut Leo, awalnya bisnis yang dijalankan Tiko Aryawardhana dan Arina berjalan lancar. Namun, Arina Winarto memilih pasif dan tidak mencampuri pengurusan usaha. Hingga pada 2019, Tiko melapor ke Arina kalau bisnis mereka terancam tutup.

"Klien kami selama ini tahunya usaha lancar, tapi kok tiba-tiba di 2019 Tiko bilang usaha mau tutup karena tidak kuat bayar sewa," ungkap Leo Siregar.

Sebagai komisaris, Arina Winarto curiga dengan laporan keuangan Tiko Aryawardhana. Sebelum melakukan audit investigasi, Arina Winarto menemukan ada 2 (dua) dokumen berupa P&L (profit and loss-.red) yang mencurigakan. Di mana setelah membandingkan kedua dokumen tersebut, dia menemukan adanya dugaan laporan tersebut dimanipulasi untuk menyembunyikan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya.

 

Ariana Lakukan Audit Investigasi

"Dari situ kemudian Klien kami melakukan audit investigasi melalui auditor independen dan didapatkanlah adanya temuan perihal penggunaan dana sebesar Rp 6,9 miliar yang tidak jelas peruntukkannya. Dan karena tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan, maka kemudian Klien kami melaporkan peristiwa ini ke kepolisian," kata Leo.

"Kewenangan tanpa pengawasan ini yang kemudian kami duga menjadi celah bagi terlapor untuk melakukan perbuatan-perbuatan dengan itikad yang tidak baik, hingga akhirnya mengakibatkan kerugian bagi perusahaan," paparnya lagi.

 

Romantisme BCL-Tiko

Sebelum laporan ini, BCL dan Tiko Aryawardhana kerap menunjukkan romantisme mereka yang sederhana, tapi bisa bikin ikutan senyum. Seperti yang Tiko Aryawardhana lakukan saat merayakan satu bulan pernikahan mereka.

Dalam Instagram Story pribadinya, BCL pernah merekam tingkah laku Tiko Aryawardhana yang datang dengan banyak memegang cotton candy atau permen kapas.  Ternyata itu adalah kesukaan BCL.

Perayaan month-versary itu menjadi kejutan manis untuk pasangan pengantin baru tersebut. Tidak ada buket bunga, Tiko Aryawardhana benar-benar hanya membawakan 5 bungkus cotton candy warna-warni berukuran besar dan satu cotton candy yang dibentuk bak kue. Sejak Februari 2024, BCL dikabarkan hamil. n jk/erc/cr3/rmc

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …