BCL tak Pusingkan Suaminya Dituding Gelapkan Rp 6,9 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kuasa hukum Tiko, Irfan Aghasar, mengatakan BCL bersikap bijak. BCL, tak ingin ambil pusing dengan masalah lalu suaminya itu.

"Ya sebagaimana istri pasti mensupportl-ah apa pun yang terjadi. Jadi kami meyakini persoalan ini ada jalan keluarnya secara bijak dan sudah disampaikannya kepada kami kalau keluarga juga mendukung (Tiko)" kata pengacara Tiko Aryawardhana, Irfan Aghasar, di kantornya di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (5/6/2024).

Sebenarnya Mbak Bunga nggak mau cawe-cawe ya, ini kan persoalan urusan sebelum. Iya masa lalu harusnya perusahaan masa lalu," ungkapnya.

BCL yang dinikahi Tiko Aryawardhana pada 2 Desember 2023 itu perasaannya tak berubah kepada suami. BCL mendukung suami untuk menyerahkan masalah ini ke pengacara.

"Sebagaimana istri tetap mensupport ya tidak ada perasaan yang berubah, tetap bahagia mereka. Mereka menyerahkan masalah ini ke lawyer biar pengacara yang menyelesaikan," kata Irfan.

Saat itu, follow up laporan suami Bunga Citra Lestari (BCL), Tiko Aryawardhana oleh mantan istrinya, di Polres Metro Jakarta Selatan, mulai memeriksa pihak perbankan. Ini untuk mengusut dugaan penggelapan uang senilai Rp6,9 miliar yang dilakukan suami Bunga Citra Lestari (BCL).

Polisi bakal meminta keterangan dari pihak perbankan .

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan pemeriksaan pihak perbankan ini bertujuan untuk mendalami aliran dana terkait kasus tersebut.

"Ke depan, penyidik Polres Metro Jaksel akan melakukan pemeriksaan terhadap rekan-rekan perbankan untuk mengetahui aliran dana," ujar Ade Ary kepada wartawan pada Rabu (5/6).

 

Tanggapan Tiko

Pihak Tiko berkilah AW mantan istrinya, mempolisikan dirinya karena urusan rumah tangga yang belum selesai.

Pengacara Tiko, Irfan Aghasar, menjelaskan permasalahan bermula dari urusan perusahaan yang dibentuk secara keluarga dengan tiga pemegang saham. Menurutnya, saham perusahaan itu dikuasai 75% oleh pelapor AW, 20% dikuasai Tiko, dan 5% ayah dari AW.

"Bisnisnya ini dibuka dengan sistem kekeluargaan dan sifatnya pelaporannya itu dulu masih suami-istri ya. Jadi diselesaikan, dibicarakan di rumah, sambil dinner, sambil jalan dan itu semua terkonfirmasi baik lisan maupun tertulis," kata Irfan dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (5/6/2024).

Irfan mempertanyakan peran AW dalam perusahaan itu yang mengaku sebagai komisaris, seperti halnya AW melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan. Menurutnya, AW tidak menjalankan tugas-fungsinya sebagai komisaris di perusahaan ketika masih berstatus suami-istri dengan Tiko.

"Kalau dia menjalankan posisinya dalam motivasi laporan polisi di Polres sebagai komisaris, kita bertanya, Anda sebagai komisaris pada saat itu sudah menjalankan fungsi komisaris atau tidak? Sudah pernah meminta pertanggungjawaban atau menanyakan perihal laporan hari ini ke polisi bahwa perusahaan rugi, ada penggelapan. Nggak pernah ada proses seperti itu," ucapnya.

Dia juga menuding AW tidak menjalankan perannya sebagai pemegang saham di perusahaan ketika masih menjadi istri Tiko. Irfan heran tiba-tiba AW melaporkan permasalahan itu kepada polisi.

Irfan menduga AW mempolisikan Tiko karena ada masalah rumah tangga yang belum selesai ketika sudah bercerai. Menurutnya, AW gagal move on dari Tiko.

 

Dalami Peruntukan Dana

Ade Ary menjelaskan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan akan mendalami peruntukan dana yang diduga digelapkan oleh Tiko.

"Selisih ini masih didalami peruntukannya, apakah sesuai untuk kepentingan perusahaan, karena perbedaan penggelapan dengan penggelapan dalam jabatan itu dilakukan oleh seorang karyawan atau seseorang yang mendapatkan gaji dari sebuah bidang usaha," tambahnya.

Menurut kepolisian masalah dugaan penggelapan keuangan itu muncul setelah Tiko dan Arina Winarto bercerai pada Juni 2021. Padahal usaha tersebut dibuat oleh Tiko dan Arina Winarto saat masih berstatus suami dan istri.

"Pada bulan Juni 2021 saat pelapor Arina Winarto bercerai dengan saudara Tiko Pradita, pelapor menemukan dokumen laporan keuangan Restoran HARLOW BRASSERI tahun 2017. Namun saat pelapor mencocokan dengan data laporan keuangan Restoran HARLOW BRASSERIE yang ia miliki ternyata terdapat selisih sejumlah Rp 140.000.000. Selanjutnya pelapor mengecek rekening bank mandiri dengan no. Rek. 1240007201966 an PT. Arjuna Advaya Sanjana dan rekening bank BCA dengan no. Rek 5055055090 an PT. Arjuna Advaya Sanjana dan rekening bank Danamon dengan no. Rekening 003589186133 an PT. Arjuna Advaya Sanjana. Disana terdapat beberapa transaksi yang janggal dan tidak jelas dipergunakan untuk apa saja," tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi

Dalam kesempatan berbeda menurut Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro, Tiko Aryaward dijerat pasal dugaan penggelapan dalam jabatan sesuai pasal 374. Namun, bicara kerugian yang dialami Arina, Bintoro menyebut sesuai audit kepolisian tak sampai Rp 6,9 miliar.

"Pasal 374 penggelapan dalam jabatan.Saat ini hasil audit yang akan kami pakai, di laporan polisi (Arina) Rp 6,9 miliar. Tapi setelah kami audit secara eksternal tidak sampai nanti akan kami sampaikan saat rilis berikutnya," ungkap AKBP Bintoro di kantornya kemarin. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…