Gas Melon di Tuban Langka, Harga Eceran Ikut Meroket Tembus 25 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang gas LPG 3 kg (gas melon) di Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN
Ilustrasi. Pedagang gas LPG 3 kg (gas melon) di Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sudah 1 bulan lamanya, fenomena kelangkaan gas LPG 3 kg (gas melon) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur mulai membuat warga ketar-ketir dan frustasi. Pasalnya, kelangkaan tersebut juga memicu harga eceran ikut meroket.

“Sudah hampir satu bulan kosong mas, karena tidak pernah ada lagi pengiriman dari distributor,” ucap salah satu toko penjual gas LPG 3 kg di wilayah Desa Prambontergayang, Tuban, Minggu (09/06/2024).

Sebagai informasi, sebelumnya kasus kelangkaan elpiji 3 kilogram terjadi di sejumlah tempat. Salah satunya di Kecamatan Parengan. Sejumlah warga mengaku membayar 30 ribu untuk satu tabung gas subsidi tersebut.

Sementara itu, di kecamatan Montong, warga mengaku membeli elpiji 3 kg sebesar 25 ribu. Oleh sebagian warga, kekesalan atas kelangkaan gas tabung melon itu dituangkan di media sosial, sehingga menjadi perbincangan di dunia maya.

Solikin, salah satu warga di desa Margomulyo, kecamatan Kerek mengungkapkan adanya kelangkaan elpiji 3 kg ini. Disatu sisi, harganya pun ikut meroket. Padahal, umumnya harga elpiji yang disubsidi pemerintah itu maksimal 20 ribu. Selain itu, stoknya juga selalu ada.

“Sudah satu minggu ini tabung elpiji 3 kg selalu menjadi rebutan, dan harganya terus naik. Sekarang sudah tembus 25 ribu, bahkan lebih. Tidak seperti sekarang. Setiap kali datang langsung ludes. Harganya juga mahal,” terang dia.

Melihat fenomena itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personil untuk cek lokasi.

“Ini teman-teman saya minta cek lokasi, khususnya wilayah Tuban selatan. Hasil cek lokasi nantinya sebagai bahan pertimbangan ke Pertamina untuk ada distribusi lebih,” terang Agus Wijaya melalui aplikasi WhatsApp.

Sama halnya dengan Section Head Communication and Relations PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Taufiq Kurniawan mengaku belum mengetahui adanya kelangkaan elpiji 3 kg tersebut. “Akan kami cek dulu,” tandasnya singkat. tbn-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…