Suzuki Tutup Pabrik Tahun Depan Gegara ‘Banjir’ Mobil China di Thailand

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Suzuki Motor Corporation secara resmi akan menutup pabriknya di Thailand. SP/ JKT
Ilustrasi. Suzuki Motor Corporation secara resmi akan menutup pabriknya di Thailand. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dikutip dari keterangan resmi Suzuki yang dipublikasikan pada Jumat (07/06/2024), Suzuki Motor Thailand (SMT)  di Thailand resmi akan ditutup pada 2025. Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi struktur produksi global.

Nantinya, penjualan mobil Suzuki di Thailand akan diimpor secara CBU melalui pabrik di kawasan ASEAN serta Jepang dan India. Suzuki juga akan berkontribusi guna mencapai netralitas karbon yang dipromosikan pemerintah Thailand dengan memperkenalkan mobil hybrid serta mobil setrum.

Lebih lanjut, langkah tersebut diambil Suzuki untuk mengoptimalkan lokasi produksi global serta bagian dari upaya mempromosikan netralitas karbon dan elektrifikasi secara global.

Sementara itu diketahui, Pabrik SMT didirikan pada Agustus 2011 dan baru beroperasi pada Maret 2012. Lokasi pabrik yang terletak di Pluakdaeng, Provinsi Rayong mempekerjakan sekitar 800 orang dan memiliki kapasitas produksi hingga 60 ribu unit per tahun.

Dari data yang dipublikasikan, SMT hanya memproduksi 7.579 unit di tahun 2023. Model yang diproduksi di pabrik tersebut antara lain Swift, Ciaz dan Celerio.

Suzuki juga menargetkan memiliki enam model EV pada tahun 2030-2031. Kendaraan listrik pertama Suzuki rencananya akan diluncurkan pertama kali di India pada tahun depan serta bakal diekspor ke Jepang dan Eropa.

Mundurnya Suzuki dari Thailand seiring dengan ketatnya persaingan pabrikan mobil Jepang dengan dengan pabrikan asal China yang semakin gencar menginvasi negeri Gajah Putih. Selain itu tekanan untuk memproduksi mobil listrik dan hybrid di Thailand yang makin tinggi. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…