SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P secara resmi menugaskan Bambang Rianto menjadi Bakal Calon Walikota Blitar tahun 2024. Keputusan tersebut tertuang dalam surat tugas No. 3008/ST/DPP/VII/2024 yang dikeluarkan pada tanggal 1 Juli 2024 dan ditanda tangani Ketua DPP Prananda Soekarno dan Sekjen Hasto Kristianto.
Kemarin malam, Kamis 4/7/2024, Bambang Rianto dipanggil DPD PDI-P Jatim di Surabaya untuk menunjukkan surat tugas dari DPP PDI-P tersebut. Meskipun tergolong baru menjadi kader PDI-P, DPP tidak ragu menugaskan Bambang Rianto yang merupakan mantan kader PKB untuk maju dalam Pilwali Blitar, salah satu faktornya dikarenakan banyaknya dukungan yang mengalir dari akar rumput partai.
"Teman-teman Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting memang sudah lama kenal dengan saya, mereka justru sangat mendukung dan meminta kami maju melalui PDI-P agar tidak ada pertarungan," ujar Bambang Rianto, Kamis (4/7/2024) usai bertemu Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim Budi Kanang Sulistyono dan Sekretaris DPD PDI-P Sri Untari.
Sosok yang juga akrab disapa Bambang Kawit (BK) tersebut mengungkapkan langkah selanjutnya yang pihaknya akan ambil sebagai respon atas penugasan dirinya dari DPP dalam Pilwali Kota Blitar mendatang.
"Sesuai instruksi dari DPP PDI-P, yakni mencari wakil, lalu mencari koalisi dengan parpol lain. Setelah itu kami kumpulkan PAC dan akar rumput PDIP yang sudah lama kami berkomunikasi," ungkapnya.
Sementara itu, Penugasan Bambang Rianto sebagai Bacawali Blitar oleh DPP PDIP menimbulkan kejutan, pasalnya Hengky Kurniawan yang sebelumnya santer akan dicalonkan DPP PDIP untuk Pilwali Blitar.
Menanggapi hal tersebut, Bambang Rianto menjelaskan bahwa pencalonan Hengky oleh DPP PDI-P saat itu sekadar omongan saja, pada akhirnya secara resmi DPP PDI-P menugaskan dirinya untuk menjadi Bacawali Blitar dan maju dalam Pilwali mendatang.
"Saya sudah ber-KTA PDIP sejak pendaftaran. Omongan sebelumnya bisa kemana-mana termasuk Hengky, tetapi secara resmi penugasan DPP turun ke kami," pungkasnya. Untuk diketahui, rko
Editor : Redaksi