Masuki Musim Kemarau, Petani di Bojonegoro Mulai Tanam Tembakau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani tembakau sedang merawat tanamannya memasuki musim kemarau. SP/ BJN
Ilustrasi. Petani tembakau sedang merawat tanamannya memasuki musim kemarau. SP/ BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Para petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai menanam bibit tembakau memasuki musim kemarau sejak bulan lalu. Sebab cuaca panas di awal kemarau ini, cukup mendukung untuk mulai tanam tembakau. 

“Karena saat ini sudah masuk bulan tanam tembakau, sehingga setelah petani panen padi, lahan mereka langsung ditanami tembakau,” jelas Kepala Bidang Tanaman Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Imam Nurhamid, Senin (08/07/2024).

Namun, mereka berharap musim hujan masih ada karena awal tanam membutuhkan air untuk mengairi tanaman tembakaunya.

“Harapannya masih ada turun hujan yang tidak sampai menggenangi tanaman tembakau, yang pasti cukup untuk pasokan air terutama saat baru tanam,” kata Imam.

Namun, DKPP Bojonegoro masih belum merekap luasan tanaman tembakau tahun ini. Sebab, para petani baru proses menanam bibit tembakau.

“Ada yang masih proses dan sudah tanam, misalnya di Kecamatan Sumberrejo dan Kedungadem,” katanya.

Salah satu petani tembakau di Kecamatan Sumberrejo, Rondhi mengatakan, pada musim awal tanam tembakau ini, juga memerlukan pasokan air terutama saat baru tanam.

“Sebab, harus disiram dua kali dalam sehari. Setelah usia tembakau mencapai seminggu, cukup disiram satu kali dalam sehari,” tandasnya.

Sementara itu, diketahui pada 2023 lalu, luas areal tanaman tembakau di Kabupaten Bojonegoro cukup luas sekitar 11.898 hektar yang mencakup 22 kecamatan. Terluas area tanaman tembakau di Kecamatan Kepohbaru 4.027 hektare dan diurutan kedua Kecamatan Kedungadem seluas 1.740 hektar.

“Areal tersebut setiap tahun ditanami tembakau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai melakukan langkah antisipatif. Salah satunya penanganan kekeringan pemilik lahan pertanian. 

Untuk mengantisipasi kekeringan lahan pertanian itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (DPU SDA) Pemkab Bojonegoro pada tahun 2024 ini membangun 5 embung baru dan menormalisasi 19 embung.

Dari total 24 embung yang akan dibangun dan normalisasi itu, dengan rincian empat embung sudah selesai dibangun, dua embung selesai normalisasi, dan tiga embung sedang dalam proses normalisasi.

PU SDA telah membangun 530 embung tersebar di 28 Kecamatan Bojonegoro. “Untuk embung yang sudah di inventarisasi ada 222 titik,” pungkasnya. bjn-01/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…