Bawaslu Kabupaten Blitar Temukan Berbagai Macam Masalah Terkait Coklit

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jaka terima berkas coklit dari petugas PPK. SP/Lestariono
Jaka terima berkas coklit dari petugas PPK. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Untuk wilayah di Kabupaten Blitar, coklit manual telah mencapai 100 persen. Namun, dari hasil pengawasan dan uji petik Bawaslu Kabupaten Blitar terdapat puluhan masalah yang wajib ditindaklanjuti petugas pemutakhiran data pemilih atau pantarlih. 

Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar Jaka Wandira mengungkapkan, coklit manual di 22 Kecamatan se-Kabupaten Blitar telah 100 persen, sedangkan e coklit masih berproses. 

Dari hasil pengawasan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Blitar, terdapat berbagai masalah yang tersebar di Kabupaten Blitar terkait coklit. 

Jaka mengungkapkan, seperti terjadi di Kecamatan Kesamben, terdapat masalah pada coklit dengan kasus serupa di Kademangan. 

"Dalam hal ini, pantarlih tidak melakukan coklit secara langsung sesuai prosedur," ungkap Jaka. 

Lebih rinci Jaka menjelaskan, seperti dalam pengawasan uji petik di RT 001 RW 003 Dusun Brongkos Desa Siraman, Panwaslu Kecamatan Kesamben bersama Pengawas Kelurahan Desa (PKD) Siraman menanyakan beberapa hal terkait pencoklitan pada salah satu warga. 

"Bahkan salah satu pemilik rumah bercerita kalau setelah pulang kerja rumahnya sudah ditempeli stiker dan formulir coklit ditaruh di bawah pintu depan, dan keduanya belum dibubuhkan tanda tangan," kata Jaka.

Sedang dari pengakuan si pemilih rumah, dirinya belum pernah didatangi PPDP/pantarlih. 

"Uji petik tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 12 Juli 2024 selesai pukul 14.30 WIB, atas peristiwa tersebut, jajaran kami telah menyampaikan saran perbaikan coklit," lanjut Jaka yang juga menjabat sebagai koordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat, dan hubungan masyarakat Bawaslu Kabupaten Blitar ini. 

Hasil pengawasan uji petik di Kecamatan Panggungrejo juga mendapati coklit bermasalah, terkait data ganda. Jaka mengatakan, berdasarkan pengawasan Panwaslu Kecamatan Panggungrejo dan PKD Desa Kaligambir terdapat penulisan stiker yang tidak sesuai yang dilakukan oleh Pantarlih. 

Seperti warga di Desa Serang RT 001/ RW 005 telah dicoklit dan rumahnya dipasang stiker, namun nama yang bersangkutan kembali dicoklit di Desa Kaligambir RT 003/RW 001. 

"Hal tersebut sudah melalui cek dan klarifikasi terhadap kartu keluarga dan NIK yang bersangkutan. Untuk itu, jajaran kami menyampaikan saran perbaikan kepada PPK dan PPS," ungkap Jaka di kantornya (Rabu 18 Juli 2024) siang.

Selain di dua Kecamatan tersebut, juga terjadi di Kecamatan Udanawu, Srengat, dan Wonodadi.

"Untuk saran perbaikan hingga saat ini, ada lebih dari 20 saran perbaikan yang kami berikan ke PPK," pungkas Jaka. Les

Berita Terbaru

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Tertibkan Parkir Jalan Opak, Pemkot: Pengelola Wajib Terapkan Pembayaran Digital di Surabaya

Tertibkan Parkir Jalan Opak, Pemkot: Pengelola Wajib Terapkan Pembayaran Digital di Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 11:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul aduan masyarakat melalui Hotline Lapor Cak Eri terkait praktik pembayaran parkir secara tunai dan pengelolaan parkir yang…

Pemkab Ngawi Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial Menyusul Efisiensi APBD 2027

Pemkab Ngawi Pangkas Perjalanan Dinas dan Seremonial Menyusul Efisiensi APBD 2027

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 11:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menyusul kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, bakal mengurangi perjalanan dinas…