Gagal Panen 26 Hektar, DKPP Ngawi Beri Ganti Rugi Rp 6 Juta per Hektar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani di Kabupaten Ngawi gagal panen padi, ikut terdampak musim kemarau. SP/ NGW
Ilustrasi. Petani di Kabupaten Ngawi gagal panen padi, ikut terdampak musim kemarau. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi baru saja melaporkan imbas musim kemarau, wilayahnya kini mengalami kekeringan hingga berakhir gagal panen.

Hal itu dirasakan para petani di Desa Tanjung Sari dan Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi mengalami gagal panen seluas 26 hektare. 

Padahal sebelumnya, pihaknya sudah menghimbau untuk tidak menanam padi, namun menganjurkan untuk menanam komoditas non padi dikarenakan masih musim kemarau. Namun, petani berkukuh tanam padi karena bulan Juni lalu di daerah itu masih turun hujan.

“Di saat masih normal itu tanamannya jagung, mungkin karena La Nina basah padi juga panen, mereka mencoba lagi. Ini musim keringnya agak panjang harusnya sela, padi-padi palawija,” ujar Pejabat DKPP Kabupaten Ngawi, Muh Hasan Zunairi, Rabu (28/08/2024).

Diketahui, dari 26 hektar tanaman padi yang gagal panen, hanya 7 hektar pemilik lahan yang ikut program asuransi pertanian. Sedangkan pembayaran asuransi sebesar Rp 144.000 ditanggung pemerintah pusat, sementara pembayaran premi Rp 36.000 untuk 1 hektar tanaman padi disubsidi oleh pemerintah daerah. 

Namun, tidak banyak petani di Ngawi yang tertarik mengikuti program asuransi. Padahal Hasan menekankan, tanaman padi yang gagal panen akan mendapat ganti rugi sebesar Rp 6 juta per hektar. 

“Saat ini dari Jasindo sudah turun untuk melakukan survei terhadap luasan tanaman padi yang gagal panen,” pungkas Hasan. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mencegah paparan konten negatif, seperti tayangan kekerasan dan perundungan serupa kepada teman-temannya di lingkungan sekolah,…

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui kompetisi lari "Bapenda Run" (Baperun), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus berupaya meningkatkan kualitas…

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya stabilisasi harga daging sapi yang kini mengalami peningkatan dari semula Rp125 ribu per kilogram menjadi Rp148 ribu…

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dhoho Night Carnival (DNC) 2026 menjadi salah satu puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147. Masyarakat memadati sepanjang…

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – KASIH Yesus di mata jemaat saat ini dipandang sebagai sumber kekuatan yang nyata, teladan pengampunan yang tanpa syarat, serta dorongan u…

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. P…