Sungai Kaliasat Mengering, Warga di Blitar Kesulitan untuk Berladang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi lubang misterius yang membuat Sungai Kaliasat di Desa Dawuhan, Kademangan, Kabupaten Blitar mengering hingga resahkan warga. SP/ BLT
Kondisi lubang misterius yang membuat Sungai Kaliasat di Desa Dawuhan, Kademangan, Kabupaten Blitar mengering hingga resahkan warga. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Desa Dawuhan, Kademangan, Kabupaten Blitar mulai mengeluh dan kesulitan untuk berladang usai Sungai Kaliasat atau Kedung Betek mengering total akibat munculnya lubang misterius.

Padahal, Sungai Kaliasat yang selalu penuh air saat musim hujan tiba. Namun, kini setelah ada lubang misterius itu air langsung mengarah ke dalam lubang. Sehingga saat ini sungai tersebut mengering.

"Iya biasanya (Air sungai) dipakai beberapa warga untuk berladang. Ya untuk tambahan air, biasanya untuk nyiram obat tanaman di ladang sekitar situ. Kemarin pas hujan ya tidak ada (air) karena masuk ke situ (lubang)," ujar salah satu warga Dusun Kaliandong, Dawuhan, Didik (35), Jumat (08/11/2024).

Sebenarnya sungai bukanlah sumber utama bagi untuk berladang dan bercocok tanam. Pasalnya, mayoritas warga lebih banyak memanfaatkan air hujan untuk menanam. 

"Kalau untuk ladang (warga) memanfaatkan air hujan, jadi kalau musim hujan warga baru mulai tanam," imbuhnya.

Saat ini, warga sekitar cukup was-was adanya lubang misterius itu. Sebab, sejumlah warga kerap beraktivitas di ladang sekitar sungai. Warga berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti temuan lubang itu.

"Ya cukup was-was, karena kan ada warga yang berladang di sini. Tapi kemarin sudah ada petugas yang datang, infonya akan dicek dengan alat dulu dan sebagainya," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, lubang misterius itu ditemukan oleh warga sejak Jumat (01/11/2024). Temuan ini kemudian dilaporkan ke BPBD Kabupaten Blitar utnuk dilakukan pengecekan, lantaran semakin hari ke hari menjadi meresahkan warga sekitar. bl-01/dsy

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…