Lapas Klas II B Blitar Gelar Razia di Kamar Warga Binaan

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan penggeledahan. SP/Lestariono
Petugas saat melakukan penggeledahan. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pada Kamis (7/11) malam dimulai pukul 19.30 Lapas Klas IIB Blitar melakukan operasi gabungan mendadak di beberapa kamar kamar penghuni warga binaan guna antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas, penyalahgunaan narkoba, penipuan termasuk judi online.

Operasi tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, atas Instruksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Lapas Klas II B Blitar Romi Novitrian pada wartawan, usainya dilakukan operasi. 

Menurut Romi, dalam operasi gabungan yang terdiri dari pihak BNN, Polres Blitar Kota, sasaran utama operasi adalah HP termasuk narkoba atau jenis obat obatan lainya, karena indikator adanya narkoba di seluruh Lapas.

"Jadi sasaran utamanya adalah ponsel, sekaligus narkoba maupun obat obatan terlarang, namun semuanya nihil, hanya kita temukan radio kecil, parfum, kartu remi, juga ada beberapa paku, dan pisau cukur, semuanya kita sita, walau tidak berbahaya, menurut aturan tidak boleh menyimpan barang-barang yang bisa membahayakan para warga binaan itu sendiri," kata Romi pada wartawan.

Selain memeriksa barang barang bawaan atau simpanan para warga binaan yang berada dalam rak rak baju warga binaan dalam kamar, juga dilakukan tes urine secara acak, dari tiga kamar yang besar.

"Benar teman-teman wartawan, bahwa sasaran utama adalah penyalahgunaan narkoba, seperti tadi kita acak, seperti teman teman wartawan tau sendiri, tanpa tunjukan, dan untuk diketahui, seluruh Lapas di Jawa Timur 50 �a indikator kasus narkoba, untuk kali ini kita memeriksa pada Blok B, C dan Blok D sejumlah perkamarnya ada 35 sampai 39 orang, dan pemeriksaan urine tadi oleh BNN secara acak sebanyak 60 orang. Alhamdulillah hasilnya nihil, untuk diketahui rekan rekan, bahwa kami setiap saat selalu melakukan pengawasan dan penggeledahan di setiap kamar," ungkap Romi Novitrian.

Romi juga menambahkan bahwa untuk Lapas Klas IIB Blitar seharusnya berkapasitas 140 orang penghuni, kali ini sebanyak 510 warga binaan, jadi terjadi kelebihan kapasitas, 

"Jadi setiap saat kita lakukan pengawasan terhadap warga binaan karena over kapasitas, demi keamanan dan keselamatan warga binaan, yaa kita memanusiakan sesama," pungkas Romi. Les

Berita Terbaru

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dukung program ketahanan pangan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program sosial bertajuk “…

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, baru saja terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. OTT itu terkait kasus dugaan…

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang,…

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri, suaminya dan M Syafei, mengajukan banding. Juga M Syafei. Mereka jadi terdakwa kasus…

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menceritakan awal mula mendirikan PT Gojek Indonesia dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa…