Survei Risma Masih Dibawah Khofifah, Megawati Rela Turun Gunung di Jatim

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, terlihat memberikan instruksi khusus kepada Tri RIsmaharini, calon gubernur Jatim nomor urut 3, dalam Konsolidasi Internal Jelang Coblosan, di Shangri-La Hotel, Selasa (12/11/2024). SP/Riko Abdiono
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, terlihat memberikan instruksi khusus kepada Tri RIsmaharini, calon gubernur Jatim nomor urut 3, dalam Konsolidasi Internal Jelang Coblosan, di Shangri-La Hotel, Selasa (12/11/2024). SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Rendahnya elektabilitas pasangan Calon Gubernur Tri Rismaharini - Gus Hans dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 membuat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri turun gunung.

Anak kedua Presiden Pertama RI Soekarno itu mengumpulkan pengurus DPD, DPC, anggota Fraksi DPR RI, DPRD seluruh Jawa Timur dan Calon semua Kepala Daerah untuk konsolidasi internal jelang coblosan 27 November 2024 nanti di Shangri La Hotel Surabaya, Selasa (12/11/24).

Tidak tanggung tanggung dalam konsolidasi intern juga mendatangkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto serta Wakil Ketua Prananda Prabowo. Para petinggi PDI-P ini tidak ingin Jawa Timur yang merupakan basis suara besar partai berlambang banteng moncong putih ini kalah dalam Pilkada Provinsi maupun Kabupaten/kota.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah mengatakan, Ketua Umum Megawati Soekarno Putri menegaskan bahwa kemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh PDI Perjuangan, Tri Rismaharini dan Gus Hans, adalah prioritas utama.

Menurutnya, kemenangan Risma-Gus Hans bukan hanya penting untuk partai, tetapi juga sebagai perwujudan harapan rakyat Jawa Timur untuk memiliki pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata.

“Ibu Ketum sudah dengan tegas mengatakan bahwa kemenangan Risma-Gus Hans wajib diperjuangkan. Ini adalah mandat besar yang harus kita jaga dan wujudkan, termasuk memenangkan calon-calon kepala daerah lainnya di tingkat kabupaten dan kota,” terangnya.

Dengan arahan tegas itu kata Said, maka wajib bagi kader dan pengurus bersama simpatisan untuk saling bergandengan bergotong royong memenangkan pasangan Risma-Gus Hans meraih kemenangan di Pilgub Jatim mendatang.

"Apalagi tadi Sekjen Hasto Kristiyanto juga menekankan target kemenangan 60 persen di Jatim. Maka selain kemenangan Risma-Gus Hans, juga kemenangan calon kita di Pilkada Kota Kab di Jatim," tegasnya.

"Saya rasa target ini sangat realistis dan bisa dicapai dengan kerja keras seluruh kader, pengurus dan simpatisan untuk bergerak bersama dan saling mendukung," lanjutnya.

Pria yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRRI ini juga mengatakan Ketua Umum juga mengingatkan pentingnya menjaga ketentraman dan stabilitas di Jawa Timur.

“Bu Megawati minta kita harus mampu menunjukkan wajah partai sebagai pengayom dua identitas besar, yakni religiusitas dan nasionalisme. Identitas ini sangat kuat di Jawa Timur dan menjadi modal kita untuk menjaga keharmonisan masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Umum kata Said juga menegaskan agar Jawa Timur terus menjadi contoh daerah yang penuh keteduhan, ketenangan, dan keamanan demi kepentingan bersama, terutama menjelang Pilkada yang seringkali diwarnai dinamika politik.

“Ibu Ketum sangat menekankan pada pentingnya ketenangan, keteduhan, dan ketertiban di Jawa Timur, apalagi menjelang Pilkada. Kader PDI Perjuangan diharapkan dapat menjadi penjaga stabilitas, bukan malah memicu kericuhan. Semua ini demi kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” jelasnya.

Melalui arahan yang diberikan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, salah satu Ketua DPP PDIP ini juga meminta kader kader partai di Jatim terus menjaga solidaritas dan terus berjuang untuk rakyat.

"Ini bekal penting bagi para kader untuk bergerak tidak hanya dalam memenangkan Pilkada Kota Kab dan Pilgub Jatim, tetapi juga dalam menjaga amanah partai untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

 

Elektabilitas Risma Tertinggal dari Khofifah

LSI Denny JA merilis hasil survei terbaru Pilgub Jatim 2024 persis 2 Minggu jelang coblosan. Hasilnya, paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul telak atas paslon lain.

"Khofifah-Emil semakin kokoh unggul atas paslon lain," kata Peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fakri Fauzan dalam keterangannya, Selasa (12/11/2024).

Fadhli membeberkan survei menggunakan simulasi kertas suara, elektabilitas paslon nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN) di angka 2,1%. Kemudian paslon nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di angka 67,0%.

Sementara paslon nomor urut 3, Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) di angka 19,1%. Suara yang tidak sah sebesar 0,6�n belum memutuskan/merahasiakan pilihannya sebesar 11,2%.

Fadhli membeberkan sejumlah faktor yang membuat Khofifah-Emil unggul jauh atas paslon lain. Salah satunya terkait tingginya kepuasan warga Jatim kepada Khofifah-Emil.

"Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak sebagai incumbent sangat tinggi. Kuatnya elektabilitas pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak ini tidak terlepas dari tingkat kepuasan terhadap kinerja incumbent yang sangat tinggi," jelasnya.

"Kepuasan terhadap Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur incumbent di angka 86,6 persen dan kepuasan terhadap Emil Elestianto Dardak sebagai Wakil Gubernur incumbent di angka 75,1 persen," tambahnya.

Lebih lanjut Fadhli menyebut secara personal popularitas Khofifah tertinggi dibanding calon-calon yang lainnya yaitu di angka 97,5�ngan tingkat kesukaan di angka 94,2%. Posisi Emil sebagai Cawagub Jatim di angka popularitas 67,4�n kesukaan 91,7%.

Kemudian popularitas Tri Rismaharini di angka 71,7%, popularitas Luluk Nur Hamidah baru di angka 21,2%. Popularitas calon wakil gubernur lainnya masih berada di posisi yang rendah. Zahrul Azhar Asumta di angka 20,9�n Lukmanul Khakim di angaka 15,3%. rko/rmc

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…