Turun Hujan Tiada Henti Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mendatangi lokasi tanah longsor di wilayah Blitar. SP/Lestariono
Petugas mendatangi lokasi tanah longsor di wilayah Blitar. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Musim penghujan dengan intensitas tinggi di wilayah Blitar Raya, mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Blitar, selain banyak rumah tergerus aliran derasnya air yang mengakibatkan kerusakan parah, juga ada yang rata dengan tanah. 

Menurut catatan dari BPBD Kabupaten Blitar ada enam kecamatan terdampak bencana Hidrometeorologi, yakni di wilayah Kecamatan Gandusari, Kec Selorejo, Kec Binangun, Kec Wlingi, Kec Kesamben dan Kec Wates, hal itu dibenarkan dan disampaikan oleh Ivong Bettryanto selalu Kepala BPBD Kabupaten Blitar pada wartawan.

"Memang intensitas hujan sangat tinggi sejak beberapa hari sampai saat ini Sabtu petang (30 November),ada laporan masuk ada di 6 Kecamatan dan beberapa desa terdampak hujan yang mengakibatkan banjir, selain kerusakan rumah warga juga fasilitas umum termasuk jalan jalan umum tergenang air disertai aliran air yang deras," terang Ivong.

Untuk diketahui sejak hari Kamis 28 November wilayah Blitar Raya diguyur hujan lebat siang malam, tanpa henti, untuk hari Minggu 1 Desember 2024 cuaca sudah sedikit cerah, sehingga warga masyarakat melakukan pembersihan, kerja bakti  bersama untuk membenahi bekas longsoran tanah, termasuk evakuasi warga yang terdampak banjir.

Selain merusak rumah warga dan fasilitas umum, banjir bandang juga berdampak pada perjalanan Kereta Api dari arah Blitar ke Malang atau sebaliknya harus terhenti sekitar enam jam di Stasiun Kesamben Kabupaten Blitar. 

Humas Daop 8 PT KAI Surabaya Luqman Arief adanya laporan dari Stasiun Kesamben kepada Pusdalapka (Pusat Pengendali Operasi Perjalanan Kereta Api) bahwa sejak Kamis malam sekitar pukul 18.45 adanya air menggenang jalur rel kereta api di Km.33+2/3 Stasiun Kesamben dan Stasiun Pohgajih wilayah Malang,

"Untuk itu kami Daop 8 PT.KAI Surabaya minta maaf pada pelanggan, untuk demi keamanan dan keselamatan perjalanan KA, petugas Pusdalopka untuk sementara menghentikan beberapa KA, sembari menunggu petugas Jalan Rel memeriksa kondisi jalur sebelum dilewati perjalanan kereta api," terangnya melalui edaran releasenya.

Sampai dengan pukul 20.00 WIB, ada 3 perjalanan KA yang tertahan imbas banjir tersebut.

"KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. Kami dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar," ucapnya. Les

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…