Sekda Ditampar Perilaku Oknum ASN yang Diduga Mesum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM,Sampang-Akhir-akhir ini Sampang sedang dihebohkan dengan berita perselingkuhan yang diduga dilakukan oknum pejabat daerah pemerintah kabupaten Sampang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang harus malu dengan perilaku oknum ASN tersebut yang diduga berbuat mesum di lingkungan gedung pemkab atau yang satu kantor dengan Sekda.

Kantor pemerintah kabupaten harusnya difungsikan sebagai tempat untuk menyusun kebijakan pemerintah daerah, mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dinas daerah dan lembaga teknis daerah, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah, membina administrasi dan aparatur pemerintahan daerah dan melayani informasi publik.

Namun, oleh oknum ASN tak bermoral ini kantor Pemkab Sampang dijadikan tempat untuk melakukan aksi Indehoy oleh inisial G dan L.

Menurut salah satu pegawai eselon III A yang enggan disebut namanya, kronologis kejadian tersebut berawal dari salah satu ajudan yang hendak mengantarkan berkas ke insial L, setelah sampai, ajudan tersebut menelpon L yang merupakan bendahara dan ternyata dia sedang di ruangan Kabag Umum.

Setelah itu, secara tidak sengaja ajudan tersebut melihat ke ruangan Kabag Umum, dan teryata ada seorang didalam ruangan tersebut seorang pria dan seorang wanita yang diduga sedang melakukan aksi mesum dalam ruangan tersebut.

"Kejadian tersebut berawal dari salah satu ajudan ingin mengantarkan berkas ke ruangan, setelah sampai di ruangan, ajudan tersebut menelpon salah satu staf beranisial L, langsung dijawab. namun suara itu terdengar di ruangan Kabag umum, setelah diintip kedua-duanya diduga melakukan aksinya antara L dengan G diduga melakukan aksi tak senonoh itu,"ungkap salah satu pejabat eselon III yang satu kantor dengan sekda, Selasa (10/12/2024).

Kemudian, ajudan tersebut memanggil dua orang staff untuk melihat adegan dua orang itu yang sedang melancarkan aksi mesumnya G dan L.

"Setelah itu ajudan ini memberitahukan kepada dua staf lainnya untuk ikut melihat ikut mengintip. Berarti yang mengintip ada tiga orang satu ajudan dua staf,"imbuh dia.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati lingkungan Hariyanto menyebut, Sanksi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melanggar disiplin, termasuk asusila, dapat berupa Teguran lisan, Teguran tertulis, Pemberhentian dengan tidak hormat. 

Sementara itu, ketika dikonfirmasi wartawan Surabaya Pagi lewat nomor whatsappnya 0823xxxxx, Yuliadi Setiawan selaku Sekda Kabupaten Sampang tak merespon. gan

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…