Pengungsi Banjir di Jombang Diserang Penyakit Kulit hingga Demam Batuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penanganan kesehatan dan bantuan makan untuk warga yang terdampak di Jombang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. SP/ JBG
Penanganan kesehatan dan bantuan makan untuk warga yang terdampak di Jombang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Wilayah Jombang, Jawa Timur yang sudah diterjang banjir setinggi 15-80 cm hingga 6 hari lebih lamanya membuat beberapa warga mulai diserang berbagai penyakit seperti, penyakit kulit, demam dan batuk pilek.

Banjir tersebut masih awet hingga saat ini di Dusun Beluk, Desa Jombok dan di Dusun Kedondong, Desa Blimbing yang membuat sebanyak 3.000 jiwa lebih mengeluhkan kondisi tersebut.

Sebanyak 167 warga akhirnya bertahan di pengungsian. Tak sedikit pula warga yang mengungsi ke rumah kerabat mereka. Sedangkan, diantara korban banjir tersebut mayoritas terserang penyakit kulit dengan keluhan gatal-gatal, demam, serta batuk dan flu.

"Pengungsi di Blimbing 109 jiwa, di Posko Jombok ada 59 jiwa," jelas Plt Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa, Jumat (13/12/2024).

"Yang ada di posko sudah langsung ditangani. Kalau penyakit gatal-gatal hampir merata. Mudah-mudahan curah hujan berkurang, di hulunya juga, sehingga banjir segera surut," imbuhnya.

Terkait kebutuhan dasar para korban banjir, Wiku memastikan sudah dipenuhi oleh Pemkab Jombang. Mulai dari makan dan minum, obat-obatan, air bersih hingga sarana MCK.

"Melihat kondisi banjir yang masih seperti itu (tren naik), kemungkinan akan lebih lama. Sehingga kami antisipasi dengan menyiapkan anggaran terkait kebutuhan itu dan sudah kami ajukan ke bupati," ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan BBWS Brantas, Perum Jasa Tirta dan Dinas PU SDA Jatim untuk menangani banjir agar segera surut. Menurut Wiku, banjir harus segera diatasi sebab informasi dari BMKG potensi hujan sampai Januari 2025.

"Karena masyarakat sudah terlalu lama, potensi penyakit, aktivitas lumpuh, semuanya frustasi. Kemarin Jasa Tirta menyedot banjir ke Sungai Brantas. Hari ini akan diturunkan alat beratnya dari Dinas PU Pengairan Jatim bisa digunakan di dalam air. Kami lihat lagi apakah sudah diturunkan," tandasnya.

Tak lupa, para petugas diimbau tetap waspada dan siaga terhadap kemungkinan munculnya penyakit lainnya, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kurang higienis. jb-01/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar. Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…