Memprihatinkan, IPM Catat Ribuan Anak di Tulungagung Putus Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi. SP/ TLG
Sekda Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berdasarkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencatat sebanyak ribuan anak di Kabupaten Tulungagung diketahui putus sekolah. Mereka tidak melanjutkan pendidikan karena beberapa hal.

Pihak Pemkab sendiri menggandeng seluruh stakeholder untuk menekan angka putus sekolah ini, diantaranya dengan menyusun dua strategi dalam menangani anak tidak sekolah. 

Pertama, strategi pencegahan bertujuan untuk menjaga agar peserta didik tetap bersekolah dan menyelesaikan pendidikannya serta melanjutkan ke jenjang berikutnya sampai tuntas wajib belajar 12 tahun.

"Jadi kita menggandeng seluruh pihak untuk melakukan pendekatan persuasif kepada mereka untuk mau melanjutkan sekolah lagi," jelas Sekda Pemkab Tulungagung, Tri Haryadi, Senin (23/12/2024)..

Sedangkan strategi kedua adalah intervensi ditujukan pada anak yang tidak bersekolah atau berada di luar sistem pendidikan formal maupun non formal. Mereka didorong untuk melanjutkan sekolah atau mengikuti kursus yang telah disiapkan. Hal ini dilakukan agar mereka tetap memiliki keterampilan.

"Strategi intervensi bertujuan untuk menjangkau, mendaftarkan mengembalikan dan mendampingi ATS ke dalam program pendidikan yang relevan termasuk pelatihan," pungkasnya.

"ATS itu penyebabnya banyak, ada yang memang masalah ekonomi, korban bullying, dan lainnya. Makanya ini kita kumpulkan bareng stakeholder lainnya, untuk merumuskan masalah ini, agar ketemu solusinya," imbuhnya.

Sebagai informasi, hingga 23 Oktober 2024, sebanyak 6.279 anak di Kabupaten Tulungagung tidak melanjutkan sekolah. Sebagian besar atau sekitar 64%, mereka berhenti di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat. Sedangkan sisanya beragam mulai belum pernah sekolah hingga tak menamatkan SMA. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemkab.

"Jumlah anak tidak sekolah ini termasuk mereka yang belum pernah mengenyam pendidikan. Kondisi ini menjadi keprihatinan kami, sehingga kami mempercepat langkah penanganan," ujarnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Obok-Obok Dinkes Ponorogo 8 Jam, KPK Amankan 3 Koper Barang Bukti dan Flashdisk

Obok-Obok Dinkes Ponorogo 8 Jam, KPK Amankan 3 Koper Barang Bukti dan Flashdisk

Selasa, 19 Mei 2026 21:43 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 21:43 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo yang berlokasi di Gedung …

Aniaya Rekan Kerja, Pegawai DPUTR Gresik Ditahan Kejaksaan

Aniaya Rekan Kerja, Pegawai DPUTR Gresik Ditahan Kejaksaan

Selasa, 19 Mei 2026 21:02 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik resmi menahan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum d…

Polemik Batasan Wilyah RW di Dukuh Menanggal, Komisi A Tegaskan Jangan Ada Penguasaan Jalan Umum

Polemik Batasan Wilyah RW di Dukuh Menanggal, Komisi A Tegaskan Jangan Ada Penguasaan Jalan Umum

Selasa, 19 Mei 2026 20:18 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 20:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Polemik batas wilayah antara warga RW 6 dan RW 8 di kawasan Bambe, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan masuk ke meja Komisi A DPRD …

PT JPC Digugat 5 Miliar, Diduga Langgar Perjanjian 

PT JPC Digugat 5 Miliar, Diduga Langgar Perjanjian 

Selasa, 19 Mei 2026 20:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun– ‎Gugatan Rp5 miliar dilayangkan Edy Susanto Santoso warga Ponorogo terhadap PT Jatim Parkir Center (JPC) dan Kiagus Firdaus terkait d…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif

Selasa, 19 Mei 2026 19:39 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pemimpin strategis yang adaptif, tangguh, d…

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Di balik tetap terangnya listrik yang dinikmati masyarakat, ada dedikasi para “pahlawan malam” PLN yang siaga 24 jam menjaga keand…