Dipicu Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Ikan di Tulungagung Masih Lesu per 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi, Nelayan di Tulungagung menangkap ikan di laut saat cuaca stabil. SP/ TLG
Ilustrasi, Nelayan di Tulungagung menangkap ikan di laut saat cuaca stabil. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, per 2024 kali ini hasil tangkapan ikan para nelayan di kawasan setempat melimpah hingga tembus 8 ton, lebih banyak dibandingkan tahun 2023 lalu yang hanya mencapai 6 ton. Namun tidak untuk tahun 2025 kali ini yang justru sedikit lesu.

"Target tahun 2023 di kisaran 8 ribu ton, tetapi realisasinya hanya 6 ribu ton. Namun ini bukan masalah lokal saja karena secara nasional hasil tangkapan ikan turun," jelas Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Ulul Azmi, Selasa (11/02/2025).

Sementara itu, untuk hasil tangkapan pada Januari 2025, Ulul mengatakan, ada penurunan karena banyak nelayan memilih tidak melaut akibat cuaca buruk. Namun, pihaknya tetap optimistis secara keseluruhan akan kembali meningkat. 

"Kami menerima laporan dari nelayan di pesisir selatan jika kondisi wilayah pesisir masih mengalami cuaca buruk. Mulai akhir tahun 2024 sampai awal tahun 2025 tangkapannya masih minim," kata Ulul Azmi.

Pasalnya, berdasarkan pola tahunan, kondisi cuaca akan mulai bersahabat pada pertengahan tahun. Periode Agustus-September biasanya menjadi masa panen besar bagi nelayan di pesisir selatan.

Lebih lanjut, pihaknya berharap pola serupa akan terjadi pada 2025, sehingga target produksi 8 ribu ton dapat kembali tercapai meski awal tahun diawali dengan hasil tangkapan yang lesu.

"Pada Agustus 2024, hasil tangkapan ikan bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya," tambahnya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…