SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengaku mengundurkan diri sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).
Satryo mengungkapkan alasannya karena sudah bekerja keras, namun tidak sesuai dengan penilaian dari pemerintah.
Rabu sekitar pukul 13.30 WIB (19/2) Satryo meninggalkan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Dia menggunakan mobil dinas dengan pelat nomor RI 25-7. Mobil tersebut meninggalkan area parkir lantai tiga Kemendiktisaintek dengan kondisi kaca tertutup dan tidak memberikan keterangan apapun kepada wartawan yang mencoba meminta keterangan darinya.
Satryo Soemantri Brodjonegoro, mengaku telah membuat surat pengunduran diri sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) sejak Selasa tengah malam (18/2). Dia langsung menyerahkan surat itu ke Sekretariat Negara untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo pada hari Rabu (19/2/2025).
"Surat itu saya buat tadi malam pukul 24.00. Saya buat tadi malam, tadi saya serahkan ke Setneg untuk diserahkan ke Presiden," ujar Satryo di kantornya.
Brian Dilantik jadi Mendiktisaintek
Brian Yuliarto telah dilantik jadi Mendiktisaintek oleh Presiden Prabowo Subianto. Brian menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Pelantikan itu digelar di Istana Negara di dalam Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu pukul 15.30 wib (19/2). Prabowo melantik langsung dengan mengambil sumpah yang diikuti para pejabat yang dilantik.
Brian menceritakan baru dikontak pagi tadi terkait pelantikan. "Tapi untuk dikontak itu baru tadi pagi. Tadi saya dikontak di Bandung, jam 9-an," ujar Brian.
Brian belum menjelaskan rinci terkait program kerjanya ke depan. Dia akan segera berkomunikasi dengan internal Kementerian terlebih dulu.
"Tentu belum ya karena baru dilantik, jadi kita akan segera komunikasi dan seterusnya," ujarnya. n erc/ec/rmc
Editor : Moch Ilham