SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, mengusulkan revitalisasi total terhadap dua pasar tradisional daerah itu, yakni Pasar Campurdarat dan Pasar Besuki.
Diketahui, Pasar Campurdarat perlu direvitalisasi karena mengalami kebakaran hebat pada 2021 dan hingga kini belum diperbaiki. Sedangkan, Pasar Besuki belum pernah direvitalisasi sejak pertama kali dibangun, sehingga posisinya kini lebih rendah dari badan jalan.
"Sesuai data kami, ada dua pasar yang perlu revitalisasi total, yaitu Pasar Campurdarat dan Pasar Besuki,” jelas Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Muhammad Khabib, Senin (24/02/2025).
“Pasar Campurdarat terbakar pada 2021 dan belum diperbaiki, sedangkan Pasar Besuki belum pernah direvitalisasi sejak berdiri," imbuhnya..
Lebih lanjut, terkait usulan perbaikan kedua pasar tersebut telah diajukan ke pemerintah pusat. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Diperkirakan revitalisasi tersebut menelan anggaran sebesar Rp 16 miliar, jumlah yang tidak dapat ditanggung oleh APBD Tulungagung, mengingat urgensi perbaikan demi menunjang aktivitas perdagangan masyarakat. Sekaligus pusat perputaran ekonomi yang cukup besar di wilayah Kecamatan Campurdarat dan Besuki.
"Dengan kondisi pasar yang lebih baik, diharapkan jumlah pedagang dan pembeli meningkat, sehingga turut berkontribusi pada PAD. Kami akan terus mengusulkan revitalisasi setiap tahun hingga mendapatkan persetujuan," ujarnya. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu