Uniknya Apless, Sapi Asal Mojokerto yang Punya Kebiasaan Suka Minum Kopi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Apless, sapi jenis angus yang ada di Peternakan Berkah Wafa Farm, Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Ngoro, Mojokerto punya kebiasaan suka minum kopi. SP/ MJK
Apless, sapi jenis angus yang ada di Peternakan Berkah Wafa Farm, Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Ngoro, Mojokerto punya kebiasaan suka minum kopi. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menjelang Hari Raya Idul Adha selalu ada hal-hal unik yang bisa dijumpai, salah satunya sapi jenis angus yang ada di Peternakan Berkah Wafa Farm, Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Ngoro, Mojokerto yang bernama Apless ini.

Sapi dengan kulit berwarna hitam mulus itu menghebohkan warga sekitar lantaran memiliki kebiasaan suka minum kopi. Hobi minum kopi ini berawal dari kebiasaan Apless mendatangi pos jaga di bagian depan Berkah Wafa Farm di malam hari.

Bahkan, kopi di dalam gelas yang diberikan pun selalu dia habiskan hingga lama kelamaan ia menyukai kopi hitam manis. Menariknya lagi, tidak seperti sapi lainnya, Apless tidak pernah diikat. Dia dibiarkan berkeliaran di lahan Berkah Wafa Farm seluas kurang lebih 400x300 meter persegi.

"Kalau ada karyawan nonton TV di pos jaga, dia ikut hadir. Kalau lihat kopi di pos, dihabiskan. Suka pisang dan susu juga. Terkadang menemani nonton TV juga," ujar Perawat Sapi Berkah Wafa Farm, Mochammad Zaini (50), Minggu (01/06/2025).

Saat ini, Apless berumur 8 bulan. Bobotnyapun lebih dari 300 kilogram. Dia lahir di Berkah Wafa Farm dari indukan PO warna putih dan pejantan angus warna hitam. Sedangkan kakaknya yang kini berumur 2 tahun dari pejantan Brahman warna putih.

Sedangkan kebiasaan suka minum kopi tersebut sudah menjadi rutinitas Apless sejak usianya 6 bulan. Lebih lanjut, Zaini juga memastikan bahwa Apless tidak mengalami efek samping apa pun dari hobinya minum kopi tersebut.

Tentu saja, keberadaan Apless ini pun mengundang perhatian warga sekitar. Karena keunikannya itulah Apless hingga saat ini belum dijual dengan harga standar. Sudah ada yang menawar dengan harga beragam. Ada yang menawar seharga Rp 35 juta, ada juga yang Rp 40 juta.

"Kalau harganya cocok dijual. Saat ini mungkin Rp 45 juta dilepas. Karena masih sayang sehingga belum dilepas," kata Zaini. mj-01/dsy

Berita Terbaru

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Ditemukan Potensi Rugikan Warga, Dewan Minta Proyek Perluasan Bozem Simohilir di Evaluasi

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Proyek perluasan Bozem Simohilir yang dilaksanakan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga) Kota Surabaya menjadi…

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Sebanyak 285 Peserta Ikuti Lomba MTQ Tingkat Kabupaten

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebanyak 285 peserta mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan Tahun 2026, pada Selasa…

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) III  Badan Pengurus Wilayah (BPW),  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa T…

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pengerukan kolam pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak terus bergulir dan kini m…

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa kepemilikan saham di tubuh PT Hasil Karya memasuki babak krusial di Pengadilan Negeri Surabaya. Gugatan yang diajukan oleh …

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…