Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timteng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan rakyat Iran turun ke jalan, mendukung pemerintah dibawah komando Ayatollah Ali Khamenei, untuk membalas serangan Israel dan Amerika Serikat.
Ribuan rakyat Iran turun ke jalan, mendukung pemerintah dibawah komando Ayatollah Ali Khamenei, untuk membalas serangan Israel dan Amerika Serikat.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perang Iran vs Israel  semakin pelik setelah Amerika Serikat resmi ikut menyerang Teheran pada Minggu (22/6).

AS melalui perintah Presiden Donald Trump menjatuhkan bom GBU-57 dari pesawat pengebom siluman B-2 di tiga fasilitas nuklir Iran yaitu Fordo, Natanz, dan Isfahan.

Usai pengebom, pemerintah Iran mengancam bahwa pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa menjadi target serangan pembalasannya. Hal ini disampaikan setelah serangan udara besar-besaran, yang menurut AS telah menghancurkan program nuklir Iran, meskipun beberapa pejabat memperingatkan bahwa tingkat kerusakannya tidak jelas.

Ali Akbar Velayati, seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan pangkalan-pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan AS dapat diserang sebagai pembalasan.

"Setiap negara di wilayah tersebut atau di tempat lain yang digunakan oleh pasukan Amerika untuk menyerang Iran akan dianggap sebagai target yang sah bagi angkatan bersenjata kami," katanya dalam sebuah pesan yang disiarkan oleh kantor berita resmi Iran, IRNA, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (23/6/2025).

"Amerika telah menyerang jantung dunia Islam dan harus menunggu konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki," imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump mendesak Iran untuk mengakhiri konflik setelah AS melancarkan serangan mendadak di situs pengayaan uranium bawah tanah di Fordo, bersama dengan fasilitas nuklir di Isfahan dan Natanz.

 

Iran Terus Serang Israel

Garda Revolusi Islam Iran pada hari Minggu (22/06) memperingatkan Amerika Serikat untuk 'bersiap menghadapi respons yang akan disesali' atas serangan terhadap fasilitas nuklir di Teheran. Peringatan ini disampaikan melalui pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah.

Mengutip AFP, Iran menegaskan akan mengambil langkah-langkah di luar dugaan pihak agresor, dan memperingatkan bahwa para penyerang harus bersiap menghadapi respons yang akan mereka sesali.

Garda Revolusi juga menegaskan komitmennya untuk terus menyerang Israel, yang sejak 13 Juni telah menjadi sasaran serangan rudal dan drone sebagai balasan atas serangan awal terhadap Iran.

Beberapa pesawat Boeing 747 terdeteksi meninggalkan China menuju Iran dalam sepekan terakhir kala peperangan Iran vs Israel makin berkobar sejak 13 Juni lalu.

Berdasarkan sejumlah laporan media dan data dari FlightRadar24, sedikitnya ada lima penerbangan dari China ke Iran sejak 14 Juni lalu.

Temuan ini memicu kekhawatiran bahwa Partai Komunis China (PKC) tengah membantu Iran dalam mengangkut kargo atau orang keluar dari negara tersebut, di tengah gempuran Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.

Atas penyerangan ini, sejumlah tindakan dilakukan oleh Iran. Tidak lama usai fasilitas nuklirnya diluluhlantakkan, Iran kemudian menyerang sejumlah titik di permukiman Israel dengan rudal. Serangan itu membidik beberapa bangunan di Tel Aviv dan Yerusalem. Sementara itu, otoritas setempat memberi perintah kepada warganya untuk mencari tempat perlindungan.

"Beberapa saat yang lalu, IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayah negara Israel," kata Pasukan Pertahanan Israel dalam sebuah pernyataan dilansir CNN.

 

Menlu Iran ke Moscow

Selain itu mengutip dari Aljazeera, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi diagendakan untuk merapat ke Moscow untuk menemui Presiden Rusia usai AS melakukan serangan. Dalam sebuah konferensi pers, dirinya menyebut jika Iran dan Rusia memiliki hubungan kemitraan strategis

 Ali Shamkhani, penasihat senior untuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan bahwa program nuklir Iran masih jauh dari berakhir, meskipun fasilitas-fasilitas nuklir negara itu baru saja dibom oleh Amerika Serikat (AS).

Shamkhani, mantan pejabat keamanan tinggi Iran yang terluka parah akibat serangan Israel pekan lalu, seperti dilansir media Iran, Press TV, Senin (23/6/2025), memperingatkan bahwa "kejutan akan terus terjadi".

"Bahkan jika situs nuklir dihancurkan, permainan belum berakhir, material yang diperkaya, pengetahuan, dan tekad politik tetap ada," tulis Shamkhani dalam pernyataan via media sosial X pada Minggu (22/6).

Dia juga mengatakan bahwa kini pihak yang menyusun strategi dengan baik dan menghindari serangan sembrono akan mendapatkan keuntungan.

"Dengan hak pertahanan yang sah, inisiatif politik dan operasional sekarang ada di pihak yang bermain cerdas, menghindari serangan membabi-buta. Kejutan akan terus berlanjut," kata Shamkhani memperingatkan.

Iran terlibat perang udara yang sengit dengan Israel sejak 13 Jui lalu, ketika Tel Aviv melancarkan serangan besar-besaran terhadap target nuklir dan militer Teheran. Israel mengklaim serangannya dimaksudkan untuk mencegah Iran memproduksi senjata nuklir.

Pertempuran kedua negara itu meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang baru-baru ini semakin memuncak dengan langkah AS, sekutu Israel, menyerang sejumlah fasilitas nuklir Iran. Teheran menuduh serangan Washington sebagai pelanggaran hukum internasional.

 

China Bantu Iran

Beberapa analis berspekulasi bahwa jenis pesawat tersebut biasanya digunakan untuk keperluan transportasi dan dapat menjadi indikasi bahwa China tengah membantu sekutu lamanya, Iran, dalam konflik melawan Israel. Meski begitu, Fox News Digital belum dapat mengonfirmasi secara independen tujuan atau isi dari penerbangan-penerbangan tersebut.

Selama ini, China memang menjadi salah satu sekutu Iran selain Rusia. Sejak Israel menggempur Iran lebih dahulu, China juga berulang kali memprotes Tel Aviv meski tidak secara terang-terangan mendukung Iran

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan dalam jumpa pers Pentagon sebelumnya, bahwa program nuklir Iran telah "hancur," seraya menambahkan operasi itu "tidak menargetkan pasukan Iran atau rakyat Iran."

Berdiri di samping Hegseth, jenderal AS, Dan Caine mengatakan bahwa meskipun "terlalu dini" baginya untuk menentukan tingkat kerusakan, "penilaian kerusakan pertempuran awal menunjukkan bahwa ketiga lokasi mengalami kerusakan dan kehancuran yang sangat parah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan militer negaranya akan "berakhir" setelah tujuan untuk menghancurkan kemampuan nuklir dan rudal Iran tercapai.

"Kami sangat, sangat dekat untuk menyelesaikannya," katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersumpah bahwa Amerika Serikat akan "menerima balasan" atas serangan tersebut

Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga Amerika Serikat yang tinggal atau bepergian di luar negeri, menyusul meningkatnya risiko keamanan akibat konflik di Timur Tengah.

"Konflik antara Israel dan Iran telah menyebabkan gangguan perjalanan dan penutupan ruang udara secara berkala di kawasan Timur Tengah. Ada potensi demonstrasi yang menargetkan warga dan kepentingan AS di luar negeri," bunyi peringatan tersebut.

"Departemen Luar Negeri mengimbau seluruh warga AS di seluruh dunia untuk meningkatkan kewaspadaan."

Setelah serangan AS ke situs nuklir Iran, Teheran mengancam akan menyerang basis-basis AS di kawasan regional sebagai bentuk pembalasan. n afp/rtr/int/rmc

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…