Operasi Patuh Semeru 2025 di Terminal Caruban, 154 Kendaraan Terjaring Pelanggaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 di Terminal Bus Caruban, Rabu (16/7/2025).
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 di Terminal Bus Caruban, Rabu (16/7/2025).

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 di Terminal Bus Caruban, Rabu (16/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.

Operasi Patuh Semeru tahun ini berlangsung selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. Berbagai bentuk pelanggaran menjadi sasaran utama, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

“Tujuan utama operasi ini adalah membangun kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Selain penindakan, kami juga melakukan edukasi langsung kepada para pengemudi,” ujar Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Andrian Permana, saat ditemui di lokasi operasi.

Dari hasil kegiatan yang digelar di Terminal Caruban, petugas berhasil menindak 154 kendaraan yang terbukti melanggar aturan. Rincian kendaraan yang diperiksa dan ditindak adalah Roda 4 diberhentikan: 2 unit, Roda 2 diberhentikan: 13 unit, Jumlah tindakan terhadap kendaraan roda 2: 123 unit, Jumlah tindakan terhadap kendaraan roda 4: 31 unit.

Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan antara lain tidak memasang plat nomor, tidak membawa STNK maupun SIM, serta kendaraan dengan pajak mati.

“Kami juga menggandeng Dispenda untuk memfasilitasi pembayaran pajak kendaraan langsung di lokasi. Untuk pelanggaran ringan kami berikan teguran, namun pelanggaran berat tetap kami tindak sesuai aturan,” tambah AKP Andrian Permana.

Operasi ini dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan sejumlah instansi, antara lain Dispenda, Propam, Jasa Raharja, Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD), dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Salah satu agenda penting dalam operasi ini adalah tes urine bagi sopir angkutan umum, sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan alkohol atau obat terlarang.

“Tes urine kami lakukan karena salah satu sasaran operasi adalah pengemudi yang berada di bawah pengaruh alkohol. Ini penting untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas,” tegas AKP Andrian Permana.

Salah satu pengemudi yang mengikuti pemeriksaan adalah Wiwit Setio Wahyudi, sopir bus pariwisata asal Ngawi. Ia mengapresiasi pelaksanaan operasi dan tes kesehatan bagi pengemudi.

“Saya tadi rencana mau ziarah ke wilayah Jawa Timur. Alhamdulillah surat-surat lengkap, sudah dicek juga urin dan tensi darah. Menurut saya ini bagus, karena sopir harus sehat dan bebas dari obat-obatan. Kalau di jalan, itu sangat berisiko kalau kita nggak fit,” ujarnya.

Selain penindakan, Satlantas Polres Madiun juga memberikan reward berupa helm gratis kepada pengendara yang dinilai patuh terhadap aturan lalu lintas. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pengguna jalan lain agar turut menjadi pelopor keselamatan.

“Ini bentuk penghargaan dari kami kepada masyarakat yang taat aturan, agar menjadi contoh positif bagi pengendara lainnya,” ujar AKP Andrian Permana.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Madiun berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya takut pada razia, tapi benar-benar sadar bahwa mematuhi aturan lalu lintas adalah bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain,” ungkapnya. (man)

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…