Lonjakan Anggaran BTT Tuai Kritik Tajam, DPRD Kota Madiun Warning Soal Risiko Penyimpangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun melayangkan kritik tajam terhadap lonjakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Anggaran yang awalnya Rp7,6 miliar melonjak tajam menjadi Rp18,5 miliar—naik 143 persen—tanpa penjabaran rinci. Sejumlah fraksi menilai lonjakan itu berpotensi membuka celah penyimpangan dan menunjukkan buruknya perencanaan anggaran pemerintah kota.

Fraksi Partai Golkar menjadi salah satu yang paling lantang bersuara. Dalam rapat paripurna DPRD, Jumat (25/7/2025), juru bicara Golkar, Dedy Tri Arifianto, menyebut kenaikan BTT sebagai sinyal alarm lemahnya tata kelola keuangan daerah.

“BTT itu anggaran darurat, tanpa peruntukan spesifik. Kenaikan yang ekstrem tanpa penjelasan terperinci sangat rawan disalahgunakan,” tegas Dedy.

Tak hanya itu, Fraksi Golkar juga menyoroti penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2024 senilai Rp113,26 miliar untuk menambal defisit anggaran perubahan. Menurut mereka, kebiasaan mengandalkan SiLPA bukan pencapaian, melainkan cerminan kegagalan eksekusi program.

“SiLPA bukan prestasi, tapi bukti lemahnya penyerapan anggaran. Jika terus diandalkan, artinya ada yang salah secara sistemik,” sambungnya.

Nada kritis juga datang dari Fraksi Gerindra–NasDem. Lewat juru bicaranya, Citra Kristin, fraksi ini mempertanyakan arah kebijakan anggaran yang memangkas belanja operasional, termasuk untuk pegawai dan barang/jasa, namun justru menaikkan BTT dan belanja modal secara signifikan.

“Bagaimana mungkin pos yang menyentuh langsung pelayanan publik dikurangi, sementara belanja tak terduga dan proyek fisik dinaikkan? Apa tidak akan berdampak pada layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan?” kritik Citra.

Ia juga mengingatkan, BTT bukanlah “kantong gelap” yang bisa digunakan tanpa kontrol, dan meminta agar belanja modal lebih menyasar kebutuhan nyata masyarakat seperti jalan lingkungan, sanitasi, dan fasilitas pendidikan—bukan proyek-proyek simbolik yang hanya bagus di atas kertas.

Fraksi PKB melalui juru bicara Erlina Susilo Rini ikut mengingatkan agar lonjakan BTT dijelaskan secara terbuka. Ia menekankan bahwa di tengah turunnya belanja rutin, kenaikan anggaran darurat justru mengundang tanya besar.

Fraksi PDI Perjuangan pun tak tinggal diam. Juru bicaranya, Dodik Danang Setiawan, mempertanyakan apakah penambahan BTT senilai Rp10,9 miliar itu sudah disusun sesuai prinsip anggaran yang disiplin dan merujuk pada Standar Analisa Belanja (SAB).

“Kami tidak bisa menyetujui anggaran sebesar ini tanpa kejelasan. Ini bukan uang pribadi, ini uang rakyat, dan harus dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegas Dodik.

Rapat paripurna DPRD Kota Madiun selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyampaian jawaban Wali Kota atas pandangan fraksi-fraksi. Jawaban tersebut akan menjadi pijakan dalam pembahasan teknis antara Komisi-Komisi DPRD, Badan Anggaran (Banggar), dan TAPD sebelum ditetapkannya Perubahan APBD 2025. man

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…