Bupati Pati Ditekan Warganya, Dibidik KPK Dugaan Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi mengirimkan surat secara massal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/8).
Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi mengirimkan surat secara massal ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (25/8).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pati Sudewo, tampak makin tertekan. Warga Pati tetap tak kendor dengan melengserkan Sudewo . Momen yang sama,  KPK  memanggilnya terkait kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api (KA) .

KPK memanggil lagi Sudewo untuk diperiksa Selasa ini.

"Yang bersangkutan menyatakan bersedia hadir pada tanggal 27 Agustus 2025," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (25/8/2025).

Sudewo awalnya dipanggil KPK pada Jumat (22/8). Namun, Sudewo tidak hadir dengan alasan ada agenda lain.

"Yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan ada kegiatan yang sudah teragendakan," ujarnya.

Sebagai informasi, KPK memanggil Sudewo sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek rel KA. Sudewo menjabat anggota Komisi V DPR saat proyek tersebut berlangsung.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Sudewo diduga menerima commitment fee dari pembangunan jalur kereta api saat menjabat anggota DPR. Dia menyebutkan KPK akan mendalami terkait commitment fee tersebut kepada Sudewo.

 

Warga Minta KPK Tangkap Sudewo

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menggelar aksi damai mengirim surat ke KPK dari kantor Pos Pati. Mereka meminta KPK menangkap Bupati Sudewo.

massa mulai memadati depan posko donasi yang ada di depan kantor Bupati Pati pukul 08.00 WIB. Mereka berkumpul di depan posko.

Terlihat juga ada armada truk yang terparkir di depan posko. Ada sejumlah spanduk yang bertuliskan agar KPK RI segera menangkap Bupati Pati Sudewo karena diduga melakukan korupsi proyek jalur kereta api.

Sejumlah personel polisi juga tampak mengamankan aksi damai hari ini. Tenda polisi terlihat berdiri di sebelah posko donasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu.

Rencana aksi damai ini ini, massa berkumpul kemudian berjalan kaki menuju kantor Pos Pati yang ada di jalan Jenderal Sudirman. Mereka berencana ramai-ramai mengirim surat kepada KPK RI.

Sebelumnya, Korlap Aliansi Masyarakat Pati, Bersatu, Teguh Istiyanto. Menurutnya aksi rencana yang akan digelar besok pagi bukan demo, melainkan aksi solidaritas warga mengirim surat yang ditujukan KPK RI.

Massa mulai memadati depan posko donasi yang ada di depan kantor Bupati Pati.

massa mulai berdatangan di lokasi posko sekitar Alun-alun Pati atau depan kantor Bupati Pati. Mereka berkumpul di depan posko.

Terlihat juga ada armada truk yang terparkir di depan posko. Ada sejumlah spanduk yang bertuliskan agar KPK RI segera menangkap Bupati Pati, Sudewo karena diduga melakukan korupsi proyek jalur kereta api.

Sejumlah personel polisi juga tampak mengamankan aksi damai hari ini. Tenda polisi terlihat berdiri di sebelah posko donasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu. n bin/jk/rmc

Berita Terbaru

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menargetkan perbaikan ruas jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan…

Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Rabu, 18 Feb 2026 11:14 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Demi mendukung akurasi perhitungan astronomi dalam penentuan awal bulan Hijriah di Kabupaten Lamongan, Lingkaran Studi Ilmu Hisab…

Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

Rabu, 18 Feb 2026 11:07 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, menyesuaikan jam kerja aparatur sipil negara…