PLN Cabut Listrik di Kawasan Sunan Giri, Kaum Giri Ancam Tempuh Jalur Hukum

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik mencabut meteran listrik di kawasan Sunan Dalem. SP/ MAIDID
PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik mencabut meteran listrik di kawasan Sunan Dalem. SP/ MAIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Ketegangan antara Yayasan Sunan Giri dan Kaum Giri memasuki babak baru setelah PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gresik mencabut meteran listrik di kawasan Sunan Dalem. Pencabutan yang dilakukan petugas pada Rabu (27/8/2025) itu memicu kemarahan dari pihak Kaum Giri, yang merasa diperlakukan semena-mena.

Petugas PLN yang turun ke lokasi mengaku hanya menjalankan instruksi atasan. Hisbul, salah satu perwakilan dari Yayasan Sunan Giri yang turut mengawal pencabutan, juga menyatakan hal serupa. "Silakan langsung ke kantor, saya hanya menjalankan perintah," ujarnya melalui telepon.

Pencabutan tersebut diduga merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Yayasan Sunan Giri yang meminta agar aliran listrik ke kawasan Sunan Dalem diputus. Namun yang menjadi sorotan, PLN tidak terlebih dahulu berkoordinasi atau memberikan pemberitahuan kepada pihak yang tercatat sebagai pelanggan atas nama meteran tersebut.

Pihak Kaum Giri pun bereaksi keras. Herman Sakti Iman, SH, MH, selaku kuasa hukum, menyebut bahwa tindakan PLN menyalahi prosedur. Ia menegaskan bahwa pencabutan meteran hanya sah dilakukan jika pelanggan melakukan pelanggaran, menunggak pembayaran, atau secara resmi mengajukan permohonan pemutusan.

“Ini aneh. Meteran atas nama klien kami, tapi dicabut atas dasar permintaan pihak lain. PLN kok bisa menyetujui? Ini sudah di luar logika,” ujar Sakti.

Tak hanya keberatan, Kaum Giri juga berencana melayangkan somasi resmi kepada PLN UP3 Gresik. Mereka memberikan batas waktu 2x24 jam untuk memulihkan kembali aliran listrik. Bila tidak diindahkan, pihaknya mengancam akan melaporkan PLN ke kepolisian atas dugaan pelanggaran pidana.

“Kami anggap ini tindakan melawan hukum. Jika tidak ada respons, kami akan ambil langkah hukum tegas,” tegasnya.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, Asep dari Humas PLN UP3 Gresik memilih tak banyak berkomentar. Ia hanya mengarahkan wartawan untuk menghubungi M Arif Fitriyanto. Namun hingga berita ini ditulis, nomor yang dimaksud tidak dapat dihubungi.

Keterlibatan PLN dalam konflik yang sebelumnya hanya melibatkan dua pihak internal kawasan Sunan Giri ini pun menjadi sorotan publik. PLN yang selama ini dikenal sebagai institusi pelayanan publik seharusnya bersikap netral. Kini, keputusannya mencabut meteran listrik tanpa konfirmasi memperkeruh suasana dan menimbulkan dugaan adanya intervensi pihak luar.

Konflik yang awalnya bersifat internal kini menjalar ke ranah hukum dan pelayanan publik. Kawasan Sunan Dalem yang kini tanpa aliran listrik pun menjadi simbol dari konflik yang belum kunjung padam—dan PLN, suka tidak suka, telah menjadi salah satu bagian di dalamnya. did

Berita Terbaru

Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Kamis, 19 Feb 2026 14:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Saat berlibur di kawasan Malang, para wisatawan wajib berkunjung ke destinasi wisata alam Pantai Parang Dowo yang terletak di…

Kebakaran Hanguskan Toko Kelontong di Kebonsari, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Kebakaran Hanguskan Toko Kelontong di Kebonsari, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Kamis, 19 Feb 2026 14:36 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:36 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) kelontong milik warga di Dusun Sidorejo, Desa Sidorejo RT 11 RW 05, Kecamatan Ke…

Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Kamis, 19 Feb 2026 14:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kawasaki resmi meluncurkan KLE500 di Thailand yang hadir dengan balutan warna Metallic Carbon Gray/Ebony, KLE500 diposisikan…

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Jepang, Toyota baru-baru ini kembali berhadapan dengan persoalan hukum di Amerika Serikat (AS) yang digugat melalui…

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebuah SUV offroad milik Hongqi baru-baru ini yang masih disamarkan tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di musim dingin.…

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nissan Motor India resmi meluncurkan Nissan Gravite yang diposisikan sebagai MPV 7 tempat duduk tiga baris yang menyasar segmen…