SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jumat siang (12/09/2025) warga sekitar pesisir Pantai Pangi Desa Tumpakkepuh Kec.Binangun di kejutkan temuan jasad seorang laki laki dewasa tewas terapung air laut pantai selatan, saat di temukan kondisi mayat kenakan celana pendek biru, di pergelangan tngan kanan ada gelang warna hitam, sedang kondisi wajah tidak bisa di kenali (rusak) temuan itu di laporkan ke Kantor desa, dan di teruskan ke Polsek Binangun.
Temuan jasad laki laki yang di perkirakan umur 30-40 tahunan itu, akhirnya di bawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, guna penelitian lebih lanjut, setelah di lakukan olah TKP Sat.Reskrim Polres Blitar bersama Polsek Binangun, yang di ikuti dari Babhinsa, BPBD Kab.Blitar, personil TNI-AL,Personil Pol Airud serta Puskesmas Bakung.
Kapolsek Bakung AKP Purnomo Tri Setiadi melalui Kasi Humas Ipda Putut Siswahyudi, menyampaikan membenarkan temuan mayat tanpa identitas tersebut, dan sudah sulit di ketahui identitasnya, karena kondisi kepala sudah rusak.
"Setelah kita menerima laporan dari masarakat, lngsung di lakukan olah TKP, memang untuk kondisi mayat sudah sulit di kenali, karena kondisi wajah sudah rusak (Tengkorak), kini masih di lakukan identifikasi, setelah di bawa ke RSUD Ngudiwaluyo,sampai saat ini, Sabtu (13/09/2025) belum teridentifikasi mayat nya.
Selain itu, warga sekitar pantai juga tidak ada yang mengenali ciri ciri mayat tersebut.
"Kami menghimbau untuk masarakat bila kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke Polsek terdekat, guna memudahkan identitas mayat tersebut," kata Ipda Putut pada wartawan pagi ini.
Untuk di ketahui, warga sekitaran Pantai Pangi di Desa Tumpakkepuh Kec.Binangun Kabupaten Blitar, di kejutkan temuan sosok mayat jenis laki laki, yang terbawa arus ombak laut selatan, setelah beberapa warga melihat mayat, dan mendekat untuk melihat kondisi mayat, karena tidak di kenali, langsung melapor ke Kantor desa dan di teruskan ke Polsek Bakung. les
Editor : Desy Ayu